Tips Teknologi: Aktikan Fitur Fingerprint di WhatsApp Beta

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo WhatsApp pada layar ponsel. (thenextweb.com)

    Logo WhatsApp pada layar ponsel. (thenextweb.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tips teknologi kali ini Tempo membahas tentang cara mengaktifkan fitur buka kunci fingerprint di WhatsApp beta. Fitur tersebut baru saja dirilis melalui pembaruan WhatsApp beta, demikian dilaporkan laman Indiatoday, baru-baru ini.

    Aplikasi pesan milik Facebook itu Februari tahun ini mengenalkan fitur ke aplikasi berbasis iOS yang memungkinkan pengguna iPhone untuk mengamankan data di aplikasi menggunakan detail biometrik mereka.

    Pengguna iPhone dapat menggunakan ID Wajah atau ID Sentuh, tergantung pada ponsel yang mereka miliki, untuk mengunci aplikasi. Sekarang, hampir tujuh bulan kemudian, WhatsApp membawa fitur yang sama ke aplikasi Android.

    Pengguna WhatsApp dapat memilih untuk mengunci ponsel mereka menggunakan fitur kunci sidik jari segera setelah 1 menit atau setelah 30 menit. Semua pengguna Android yang menggunakan WhatsApp beta untuk Android sekarang dapat membuka kunci ponsel cerdas mereka menggunakan sensor sidik jari pada ponsel cerdas mereka.

    Jika Anda adalah pengguna beta aplikasi Android WhatsApp, maka akan dapat mulai menggunakan fitur itu dengan memperbarui aplikasi ke versi terbaru dari aplikasi beta, versi 2.19.3. Setelah memperbarui aplikasi, ini yang perlu dilakukan untuk menggunakan fitur tersebut.

    Pertama, buka aplikasi dan ketuk menu di sudut kanan atas aplikasi. Selanjutnya ketuk Pengaturan lalu ketuk Akun. Dalam pengaturan Akun, ketuk pada opsi Privasi, lalu gulir ke bawah dan cari opsi kunci Sidik Jari. Opsi ini akan dimatikan secara default.

    Kemudian ketuk opsi itu dan alihkan sakelar. WhatsApp kemudian akan meminta untuk menyentuh sensor sidik jari. Selanjutnya, WhatsApp akan menanyakan durasi waktu ponsel terkunci. Pengguna dapat memilih antara segera, setelah 1 menit atau setelah 30 menit.

    INDIATODAI | WABETAINFO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.