TopKarir Festival Diramaikan 60 Lebih Perusahaan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TopKarir Festival diramaikan 60 lebih perusahaan, pencari kerja raih banyak kesempatan karir.

    TopKarir Festival diramaikan 60 lebih perusahaan, pencari kerja raih banyak kesempatan karir.

    INFO TEKNO — Pameran bursa kerja elektronik (e-job fair) TopKarir Festival tahun ini kembali menuai antusiasme para pencari kerja di ibu kota. Acara yang diselenggarakan portal pencari kerja TopKarir Indonesia pada 14-15 Agustus 2019 lalu di SME Tower Jakarta diramaikan oleh lebih dari 60 perusahaan dan dihadiri ribuan peserta.

    Mengawali rangkaian acara, Sekretaris Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Prof. Dr. Rully Indrawan, M.Si. hadir memberi kata sambutan serta meresmikan pembukaan TopKarir Festival 2019. Beliau berharap kegiatan TopKarir Festival ini dapat membantu memberi solusi atas masalah terbatasnya keterampilan sumber daya manusia di Indonesia.

    CEO TopKarir Bayu Janitra pun turut memaparkan dalam sambutannya bahwa penyelengaraan TopKarir Festival tahun ini hadir dengan format yang lebih advanced. Tidak hanya fokus ke lowongan pekerjaan, melainkan lebih ke pengembangan karir, antara lain melalui program beasiswa, pelatihan dan sertifikasi, kewirausahaan, hingga tes minat dan bakat. Tidak ketinggalan, dalam kesempatan ini TopKarir juga meluncurkan TopKarir Klinik, yang merupakan wadah bagi para pencari kerja untuk berkonsultasi soal pengembangan karier dengan para profesional di bidangnya.

    Tahun ini, perusahaan penyedia infrastruktur jaringan dan teknologi informasi PT NAP Info Lintas Nusa (NAP Info) juga ikut membuka beragam pilihan lowongan pekerjaan bagi para pemburu masa depan di TopKarir Festival. Melalui brand Matrix, perusahaan pemilik kabel serat optik bawah laut Jakarta-Singapura ini menjadi salah satu exhibitor dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.