Gerakan #upacara17an Bersama Bung Karno dan Jokowi Hadir dalam AR

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerakan #upacara17an Bersama Bung Karno dan Jokowi dalam AR. Kredit: Istimewa

    Gerakan #upacara17an Bersama Bung Karno dan Jokowi dalam AR. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah Gerakan #upacara17an bersama Bung Karno dan Jokowi dalam Augmented Reality digagas oleh Ars., Karya Adalah Doa, dan Seeds Motion.

    Para penggagas gerakan memiliki latar belakang yang berbeda. Ars. sebagai aplikasi media interaktif, Karya Adalah Doa merupakan sarana untuk menuangkan kolaborasi karya kreatif dalam mewujudkan harapan dan cita-cita masa depan Indonesia, dan Seeds Motion adalah studio desain multidisiplin yang berfokus kepada konten audiovisual.

    “Tercetus ide mengajak masyarakat Indonesia di mana pun mereka berada untuk dapat melakukan #upacara17an secara interaktif dengan menggunakan teknologi Augmented Reality,” ungkap Jonathan Aditya, yang merupakan salah satu pendiri Ars. dalam keterangan yang diterima Tempo hari ini.

    “Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2019, kami mengajak netizen Indonesia di seluruh belahan dunia untuk selalu menjaga kebersamaan dan persatuan melalui “Gerakan #upacara17an”,” ungkap Hari Prast, salah satu tim Karya Adalah Doa.

    Dengan teknologi Augmented Reality di dalam aplikasi Ars., secara simbolik sosok ilustrasi Presiden ke-1 Sukarno dan Presiden ke-7 Jokowi dihadirkan dalam dunia nyata melalui layar smartphone melakukan upacara bendera bersama. 

     “Gerakan penghormatan ini dikemas dengan visual animasi Presiden Sukarno, Presiden Jokowi, dan bendera merah putih yang bisa disesuaikan posisinya sesuai sudut pandang visual upacara saat direkam dalam layar ponsel dalam bentuk video sehingga masyarakat dapat menyebarkannya melalui media sosial,” ungkap Hari.

    Melalui “Gerakan #upacara17an” ini diharapkan rakyat Indonesia dapat menjaga nilai kebersamaan dan persatuan yang telah diusung para pejuang kemerdekaan, dengan satu tujuan menuju Indonesia Maju!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.