Gempa Bermagnitudo 4,0 Terjadi di Wilayah Bogor

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. shutterstock.com

    Ilustrasi gempa. shutterstock.com


    TEMPO.CO, Bandung - Gempa tektonik bermagnitudo 4,0 terjadi wilayah Kabupaten Bogor. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mencatat lindu itu muncul Jumat, 23 Agustus 2019, pukul 11.10 WIB.

    Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 6.7 LS - 106.51 BT. "Tepatnya berada di darat pada jarak 101 kilometer barat daya Bogor," kata staf BMKG Hendro Nugroho lewat keterangan tertulis.

    Sumber gempa berkedalaman lima kilometer. Menurutnya gempa bumi yang terjadi tergolong dangkal. "Akibat aktivitas Sesar Citarik," ujar Kepala BBMKG Wilayah Tangerang itu.

    Dampak guncangan berdasarkan peta BMKG dan laporan warga, terasa di wilayah Sukabumi dengan skala intensitas II - III MMI, Ciptagelar III MMI, Panggarangan  Jatake, Cikotok dan Bogor dengan  II - III MMI. 

    Sebelumnya serangkaian gempa mengguncang wilayah Sukabumi selatan hingga terasa ke Bogor dekat Gunung Salak. BMKG mencatat ada 75 gempa swarm atau menerus dengan skala magnitudo 2-4 sejak 10 Agustus lalu.

    Penyebab gempa dinyatakan BMKG akibat aktivitas Sesar Citarik.juga Sesar Lokal Bogor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.