Dorong Minat Baca, Guru Honorer Ini Buat Perpustakaan Keliling

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga sedang membaca di perpustakaan keliling yang dibuat oleh guru honorer Cirebon, Warkina. (ANTARA/Ist)

    Sejumlah warga sedang membaca di perpustakaan keliling yang dibuat oleh guru honorer Cirebon, Warkina. (ANTARA/Ist)

    TEMPO.CO, Jakarta - Guru honorer SMPN 2 Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Warkina, 40 tahun, membuka perpustakaan keliling bagi warga sekitar demi meningkatkan minat baca masyarakat terutama pelajar.

    "Banyak pengetahuan yang bisa kita dapatkan dari membaca dan ini membuat SDM juga meningkat," kata Warkina di Cirebon, Minggu, 25 Agustys 2019.

    Warkina mengaku awalnya prihatin dengan minimnya minat baca warga sekitar, padahal dari pengalaman yang dia rasakan membaca sangatlah bermanfaat, terutama bagi para pelajar.

    Karena dengan membaca, lanjut Warkina, akan semakin membuka wawasan dan pengetahuan, itu semua bisa menjadikan sumber daya manusia (SDM) khususnya di lingkungan dia menjadi unggul.

    "SDM yang unggul itu bisa dicapai salah satunya dengan membaca," ujarnya.

    Kesadaran membaca, kata Warkina, perlu terus dilatih dan didorong, baik itu oleh pemerintah maupun masyarakat, agar generasi penerus bisa semakin lebih maju lagi.

    Saat ini perpustakaan keliling yang dirintis dari  2011 itu telah memiliki tiga kendaraan roda tiga dan satu roda empat yang dipinjamkan oleh pemerintah untuk operasionalnya.

    "Setiap hari setelah selesai mengajar saya keliling ke SD, agar para siswa bisa membaca," tuturnya.

    Warkina menambahkan tidak mudah mengajak warga untuk gemar membaca, bahkan perjuangan itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

    Namun seiring waktu masyarakat mulai membuka diri dan bisa memanfaatkan perpustakaan keliling serta taman baca yang telah ia buat.

    "Alhamdulillah perpustakaan keliling ini membuat saya mendapatkan beragam penghargaan, baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.