Telegram Luncurkan Fitur Baru yang Bisa Kalahkan WhatsApp

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo WhatsApp dan Telegram

    Logo WhatsApp dan Telegram

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi pesan Telegram telah mengumumkan serangkaian fitur baru yang menawarkan banyak perbaikan pada cara mengirim dan menerima pesan, demikian dilaporan Rxpress, akhir pekan lalu. Fitur tersebut bisa menjadi pesaingan WhatsApp.

    Aplikasi ini sekarang memiliki lebih dari 200 juta pengguna dan meningkat dengan cepat akibat dari fitur-fitur barunya. Pemutakhiran baru memungkinkan pengguna untuk melakukan ping pada pesan tanpa mengganggu orang yang menerima catatan bahkan jika mereka lupa mematikan notifikasi berisik mereka.

    Mungkin untuk fitur sederhana lainnya WhatsApp adalah aplikasi perpesanan paling populer, dengan lebih dari 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia. Selain pesan, pesan suara dan video, aplikasi baru-baru ini menambahkan banyak fitur lain termasuk WhatsApp Business yang membantu memperluas jaringan.

    Terlepas dari semua kisah sukses WhatsApp, aplikasi saingan secara bertahap memperluas basis penggunanya. Para pengguna Telegram dapat menahan tombol Kirim dengan opsi untuk dikirimkan tanpa audio yang muncul untuk menggunakan fitur ini.

    Fitur itu juga berfungsi dalam grup. Ada sejumlah peningkatan lain yang dilakukan Telegram termasuk Mode Lambat. Ini membatasi berapa kali seseorang dapat memposting di obrolan grup.

    Mode Lambat dapat membuat percakapan dalam grup lebih teratur. Mode Malam di iPhone memungkinkan pengguna memilih warna aksen untuk tema malam. Baik pengguna iOS dan Android akan mendapatkan opsi untuk menambahkan emoji animasi.

    Telegram juga mempunyai opsi untuk mengirim film ke teman. Saat pengguna mengirim video melalui layanan, video sekarang menampilkan pratinjau gambar kecil. 

    EXPRESS | ZEEBIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.