Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Ibu Kota Baru, Redmi Note 8

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desain Lapangan dan Monumen Pancasila yang masuk dalam paparan bertajuk Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu Kota Negara (sumber: Kementerian PUPR)

    Desain Lapangan dan Monumen Pancasila yang masuk dalam paparan bertajuk Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu Kota Negara (sumber: Kementerian PUPR)

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang ibukota baru. Gubernur Jawa Barat yang juga arsitek M. Ridwan Kamil atau Emil menilai desain ibukota baru di Kabupaten Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur kurang tepat.

    Selain itu, Sub merek Xiaomi, Redmi akan meluncurkan smartphone terbaru Redmi Note 8 dan Note 8 Pro yang disebut-sebut bisa mengancam Samsung dan Huawei. Juga, Tanaman pakis Jepang (Cycas revoluta) biasanya hanya dapat tumbuh di lingkungan beriklim tropis. Namun, untuk pertama kali dalam 120 juta tahun, tanaman ini ditemukan tumbuh di daerah pantai selatan Inggris, tepatnya di Ventor Botanic Garden (VBG).

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Ridwan Kamil: Ibukota Baru Terlalu Luas, Boros Infratruktur

    Desain Lapangan dan Monumen Pancasila yang masuk dalam paparan bertajuk Gagasan Rencana dan Kriteria Desain Ibu Kota Negara (sumber: Kementerian PUPR)
    Gubernur Jawa Barat yang juga arsitek M Ridwan Kamil atau Emil menilai desain ibukota baru di Kabupaten Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur kurang tepat.

    "Kalau sudah jadi pertimbangan pemerintah pusat yang namanya DPR saya kira akan dukung. Cuma sebagai arsitek saya melihat desain dan asumsi ibu kota baru banyak hal-hal kurang tepat," kata Emil di Bandung, Senin, 26 Agustus 2019.

    Dia menilai luas lahan ibu kota Indonesia yang baru terlalu luas. Menurut dia, luas lahan ibu kota yang baik itu tidak terlalu luas agar tidak boros infrastruktur.

    2. Redmi Note 8 Bisa Jadi Ancaman Samsung dan Huawei, Kenapa?

    Redmi Note 8 (weibo/redmi)

    Sub merek Xiaomi, Redmi akan meluncurkan smartphone terbaru yang disebut-sebut bisa mengancam Samsung dan Huawei. Smartphone tersebut adalah Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro, demikian dilaporkan laman Slashgear, Senin, 26 Agustus 2019.

    Samsung tetap menjadi vendor Android teratas dan, meskipun mengalami kesulitan di pasar AS, Huawei tetap berjuang untuk tampil di pasar. Namun, mereka tidak benar-benar mengalami banyak pertumbuhan dalam kuartal terakhir, pangsa pasarnya perlahan-lahan ditelan oleh merek-merek Cina, terutama di pasar-pasar tertentu.

    Samsung, Huawei, dan Apple masih memiliki cengkeraman yang kuat pada segmen premium yang menyusut, Xiaomi, OnePlus, OPPO, dan Vivo mengklaim porsi yang lebih besar dari pasar ponsel.

    3. Lenyap 120 Juta Tahun, Pakis Ini Tumbuh di Pantai Selatan Inggris

    Cycas revoluta, tanaman yang sempat lenyap 120 juta tahun lalu, bisa tumbuh di Pantai Selatan Inggris. (Dok.VBG)

    Tanaman pakis Jepang (Cycas revoluta) biasanya hanya dapat tumbuh di lingkungan beriklim tropis. Namun, untuk pertama kali dalam 120 juta tahun, tanaman ini ditemukan tumbuh di daerah pantai selatan Inggris, tepatnya di Ventor Botanic Garden (VBG).

    Pada periode Jurrasic, tanaman pakis tumbuh di sekitar tebing kapur curam, yang saat ini dikenal sebagai Inggris. Udara bumi kala itu juga memiliki kadar karbon dioksida yang lebih tinggi pada atmosfer.

    Peneliti dari VBG menduga perubahan iklim membuat temperatur di daerah tersebut menjadi lebih hangat, sehingga pakis dapat memproduksi tunas. Peningkatan emisi karbon membuat pakis tumbuh kembali di Inggris sejak beberapa tahun terakhir.

    Selain tiga berita terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.