Game Mario Kart Tour Hadir di Android dan iOS 25 September

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Game Mario Kart Tour Hadir di Android dan iOS 25 September. Kredit: Nintendo

    Game Mario Kart Tour Hadir di Android dan iOS 25 September. Kredit: Nintendo

    TEMPO.CO, Jakarta- Game Mario Kart Tour seharusnya tersedia pada Maret 2019, namun Nintendo menunda perilisannya untuk sedikit dipoles kembali. Kini, game tersebut akhirnya siap untuk meluncur pada 25 September 2019.

    Mario Kart Tour merupakan game bergenre balap mobil dengan menghadirkan tokoh Mario Bross, demikian dilaporkan Engadget, Selasa, 27 Agustus 2019. Situs web Mario Kart Tour menunjukkan bahwa pra-pendaftaran sekarang terbuka untuk pengguna Android dan iOS, sehingga mereka dapat diberi tahu segera setelah game siap diunduh.

    Informasi juga diunggah melalui media sosial Twitter dari Mario Kart Tour. "Selamat datang di akun Twitter resmi #MarioKartTour! Kencangkan sabuk, karena kami memiliki banyak informasi untuk dibagikan saat kami berlomba menuju peluncuran!" demikian tertulis keterangan gambar yang diunggah akun @mariokarttourEN.

    Belum banyak yang diketahui tentang game tersebut sebelum Nintendo memberikan kesempatan kepada beberapa pengguna untuk menguji versi beta tertutup. Game Android dan iOS akan hadir dengan daftar fitur terperinci, seperti kursus balap yang terinspirasi oleh kota-kota dunia nyata yang berotasi setiap dua minggu.

    Game ini juga akan dimulai secara gratis. Artinya para pemain harus memutuskan apakah akan mengeluarkan uang untuk transaksi mikro untuk membuka fitur, bahkan mungkin karakter. Nintendo berjanji akan merilis detail lebih lanjut tentang game tersebut saat tanggal rilisnya semakin dekat.

    ENGADGET | MARIO KART TOUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.