Garmin Luncurkan Jam Pintar Tenaga Surya, Harganya?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garmin Fenix 6X (Garmin.com)

    Garmin Fenix 6X (Garmin.com)

    TEMPO.CO, JakartaGarmin meluncurkan serangkaian jam tangan baru, seri Fenix 6 yang terdiri dari beberapa model. Salah satu yang paling menarik  adalah Fenix 6X Pro Solar yang merupakan jam tangan pintar pertama menggunakan tenaga surya.

    Fenix 6X Pro Solar hadir dengan sel surya berupa lapisan transparan di atas layar. Panel surya yang dijuluki Power Glass menyediakan daya baterai hingga 3 hari atau 6 jam penggunaan GPS.

    Smartwatch ini memiliki layar tampilan 1,4 inci dengan resolusi 280 x 280 piksel. Layar ini juga memiliki lapisan transflektif yang terlihat oleh sinar matahari menggunakan teknologi memory-in-pixel hemat daya.

    Ponsel ini dilengkapi peta topografi, fitur Pace Pro baru yang menawarkan panduan disesuaikan selama Anda berlari. Ponsel ini juga dilengkapi dengan perencana pendakian ClimbPro. Ada juga GPS, GLONASS dan Galileo yang digunakan untuk melacak lokasi Anda 

    Untuk perangkat keras, bodi titanium arloji ini memiliki diameter 51mm dan tebal 14.9mm. Ada dua pilihan band: QuickFit silikon atau titanium (26mm). Versi titanium beratnya 82g.

    Garmin Fenix 6X Pro Solar Edition juga dilengkapi dengan altimeter untuk data ketinggian. Barometer dapat memberikan peringatan cuaca dan ada deteksi kecelakaan otomatis. Selain itu, ada detak jantung dan monitor kadar oksigen-darah. Arloji ini diberi peringkat untuk ketahanan air 10ATM.

    Arloji ini dilengkapi dengan penyimpanan 32GB yang dapat Anda isi dengan musik dari Spotify, Deezer dan Amazon Music dan dengarkan di headphone Bluetooth Anda. Anda juga dapat melihat notifikasi dari ponsel Anda dan menggunakan aplikasi tertentu. Anda juga dapat menggunakan Garmin Pay. Ada juga konektivitas Wi-Fi dan peta onboard.

    Garmin versi sel surya ini ditawarkan seharga $ 1.000 atau sekitar Rp 14 jutaan, sedangkan Fenix 6 ditawarkan US$ 800 atau Rp 11 jutaan.

    GARMIN | GIZMOCHINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.