Canggihnya 3 Helikopter Terbaru Rusia: Ka-62, Mi-38, dan Ansat

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter Rusia, Kamov Ka-62 dalam pameran di Moskow, 1 September 2019. (Russianhelicopters.aero)

    Helikopter Rusia, Kamov Ka-62 dalam pameran di Moskow, 1 September 2019. (Russianhelicopters.aero)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga helikopter sipil buatan Rusia muncul di pameran kedirgantaraan MAKS 2019 di Bandara Internasional Zhukovsky, Moskow, 27 Agustus-1 September 2019.

    Ketiga helikopter itu dari kelas menengah dan kecil, yaitu helikopter menengah multi guna Kamov Ka-62, seri perdana Mil Mi-38, dan seri eksekutif Ansat yang merupakan helikopter di kelas terkecil namun dirancang oleh desainer mobil mewah Rusia, Aurus.

    Bagi Kamov Ka-62, ini merupakan kemunculan perdana di depan publik, dengan teknologi rotor tunggal koaksial sehingga berbeda dengan helikopter lain. Teknologi rotor koaksial memungkinkan helikopter tidak memiliki baling-baling sehingga mengurangi efek putar di sumbunya.

    Menurut produsennya, Russian Helicopter, Ka-62 dilengkapi dengan teknologi antitorsi yang tidak bisa dibandingkan dengan sirip ekor vertikal. Russian Helicopter —bagian dari Rostec, BUMN Rusia di bidang kedirgantaraan dan persenjataan— menyatakan ini pertama kali diterapkan pada helikopter mereka.

    Helikopter Mil Mi-38 Rusia (russianhelicopters.aero)

    Sedangkan pada Mi-38, kekhususan terjadi pada aspek kenyamanan di dalam kabin, apalagi pada seri VIP-nya, yang bisa memuat 11 orang sementara pada versi standarnya bisa memuat hingga 30 orang untuk jarak 1.200 kilometer.

    Setelah meluncurkan helikopter ringan beberapa waktu lalu, terobosan dilakukan Russian Helicopter yang pada MAKS 2019 menghadirkan Ansat Aurus, hasil kerja sama Russian Helicopter dengan para ahli di NAMI (Pusat Penelitian Ilmiah Otomobil dan Institut Mesin Otomotif).

    Hasil rancangannya ditunjukkan kepada pengunjung potensial, berupa interior mewah dan nyaman serta fungsional dan mudah diakses. Sebagai misal, kursi di dalam helikopter itu yang dibalut kulit kualitas nomor wahid dan aksen-aksen dari kayu dengan warna senada.  

    “Mikhail Leontyevitch dulu berkata bahwa negara kami agaknya dirancang untuk helikopter. Ini menjadi dasar bahwa pada peringatan 110 tahun kelahiran dia, kami menghadirkan maha karya melalui biro perancang yang memakai namanya, yaitu seri pertama Mi-38,” kata CEO Russian Helicopter, Andrey Boginsky.

    “Tidak kalah penting adalah kehadiran perdana Kamov Ka-62 yang pada MAKS 2019 ini dijadwalkan untuk diterbangkan. Adapun kantor perancangan ‘junior’ kami, KVZ dan VR-Technology, menghadirkan modifikasi baru dari seri mesin mereka dan menjanjikan proyek yang akan membentuk masa depan rancang bangun pesawat sayap putar masa depan,” kata dia.

    Helikopter Ansat (russianhelicopters.aero)

    Selain ketiga helikopter baru itu, Russian Helicopter juga memajang helikopter terbesar di dunia, Mi-26T2V, helikopter serang-angkut personel Mi-38T, helikopter sedang Mi-171A2 dan Mi-17V-5, helikopter dukungan Mi-24P dan Mi-35M, helikopter serang-serbu Ka-52K Alligator, dan Ka-226T.

    Juga dihadirkan Ka-52K Katran yang merupakan versi angkatan laut untuk di kapal perang, Ka-32A11BC yang akan mendemonstrasikan pertempuran-serbuan dari udara ke darat, versi ekspor Mi-28NE Night Hunter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.