Yahoo Mail Down, Pengguna Ancam Hapus Akun dan Pindah Gmail

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketika Raksasa Yahoo! Limbung

    Ketika Raksasa Yahoo! Limbung

    TEMPO.CO, Jakarta - Yahoo Mail dikabarkan down baru-baru, dan membuat banyak pengguna kesal serta mengancam akan menutup akun mereka. Pemadaman itu tampaknya telah mempengaruhi sebagian besar Eropa, serta sebagian dari AS dan banyak tempat lain di seluruh dunia, Kamis, 5 September 2019.

    Yahoo adalah perusahaan teknologi yang pernah mengoperasikan mesin pencari dominan, tapi kesulitan bersaing di era Google dan Facebook. Sekarang dimiliki oleh Verizon Media.

    Terlepas dari kemundurannya yang nyata, layanan email Yahoo masih digunakan oleh ratusan juta orang. "Email Yahoo tidak berfungsi di seluruh dunia," seorang pria mengunggah komentar di akun Twitter-nya, demikian dikutip Metro, Kamis, 5 Maret 2019.

    Ketika berita tentang pemadaman menyebar, sejumlah orang mengancam untuk pindah ke layanan Google, Gmail, yang merupakan saingan beratnya. "Benar-benar bencana besar," tulis Heather Brandon, seorang akuntan yang berbasis di Skotlandia dalam sebuah tweet ke Yahoo.

    "Bukan pertama kali surel Anda surut! Suatu hari saya sangat membutuhkan akses ke email saya untuk dokumen penting. Saya akan beralih ke Gmail sesegera mungkin !!!" kata Heather.

    Pengguna Twitter lain juga mengaku sedang butuh-butuhnya menggunakan layanan tersebut. "YahooMail sedang down ketika saya benar-benar membutuhkannya," tambah seorang pengguna Twitter. "Tebak saya menggunakan Gmail untuk semuanya sekarang."

    Pemadaman dimulai Kamis pagi, menurut situs web Down Detector. Tidak dijelaskan kenapa Yahoo Mail mengalami gangguan. Dalam pernyataan beberapa jam setelah down, Layanan Pelanggan Yahoo mengatakan bahwa pelayanan Yahoo Mail telah kembali normal.

    "Sebagian besar layanan kembali online. Ini adalah masalah teknis yang memengaruhi layanan kami. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terima kasih atas kesabaran Anda karena kami membuat semuanya kembali dan berjalan," tutur pihak Yahoo.

    METRO | EVENING STANDARD | DOWN DETECTOR 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.