Vivo V17 Pro, Ponsel Berkamera Self-Pop Ganda Pertama di Dunia

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vivo V17 Pro

    Vivo V17 Pro

    TEMPO.CO, Jakarta -  Vivo V17 Pro akan diluncurkan di Indonesia dalam waktu dekat. "Vivo V17 Pro hampir dapat dipastikan menjadi seri flagship teranyar yang akan diluncurkan oleh Vivo dalam waktu dekat," ujar Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, 7 September 2019.

    Dibanding pendahulunya Vivo V15 Pro yang diluncurkan awal tahun ini, ada beberapa pembaruan pada Vivo V17 Pro. Yang paling menonjol adalah modul kamera pop-up lebar dengan lensa kamera dapat dilihat di atas layar. Bisa dikatakan ini adalah ponsel dengan kamera self-pop ganda pertama di dunia.

    Seri terbaru itu juga menghadirkan pembaruan pada fitur kamera dengan Dual Pop-Up Selfie Camera beresolusi 32MP yang dilengkapi Super Wide-Angle Selfie untuk mendapatkan hasil swafoto yang lebih luas,

    Sudut-sudut V17 Pro bulat. Gambar menunjukkan bahwa sistem empat kamera yang dipasang di belakang tidak ditempatkan di sudut kiri atas.  Diperkirakan pengaturan kamera akan dilengkapi kemampuan zoom yang ditingkatkan.  

    Vivo V17 Pro akan hadir di Indonesia dengan dua pilihan warna esensial hitam dan putih, serta layar penuh Ultimate All Screen khas seri V dengan bingkai tipis di setiap sudut smartphone.

    Ponsel tersebut juga akan dibekali 48MP Quad Camera berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang didukung dengan fitur Super Night Mode untuk menghasilkan foto yang lebih jernih dan tajam meski dengan pencahayaan yang minim atau pada malam hari.

    "Berbagai pembaruan dan inovasi terbaru dari rangkaian Vivo V-series akan kami hadirkan pada Vivo V17 Pro," kata Edy. Soal harga, belum ada penjelasan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.