BMKG Bantah Sebaran Asap ke Malaysia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menembus kabut asap akibat kebakaran lahan gambut di Desa Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat, 6 September 2019. ANTARA

    Warga menembus kabut asap akibat kebakaran lahan gambut di Desa Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat, 6 September 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah ada sebaran asap yang melintas wilayah Sumatera ke semenanjung Malaysia. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R. Prabowo memastikan bantahan itu berdasarkan pantauan dan analisa data satelit.

    "Tidak seperti yang diberitakan oleh beberapa media asing sebelumnya,” kata dia dalam siaran pers BMKG, Ahad, 8 September 2019.

    BMKG mencatat sedikitnya 2.510 titik panas yang terpantau menyebar di seluruh wilayah Asia Tenggara. Seluruh titik panas itu terpantau oleh citra Satelit Terra Aqua MODIS, SNPP, NOAA20 dan Satelit Himawari-8 selama kurun 4-7 September 2019.

    Mulyono mengatakan jumlah titik panas di Asia Tenggara pada kurun 4-7 September 2019 fluktuatif dengan kecenderungan semakin bertambah. Pada 4 September BMKG memantau ada 727 titik panas, namun sehari kemudian turun menjadi 516 titik.

    Lanjut pada 6 September titik panas meningkat menjadi 619 titik, kemudian 7 September 2019 menjadi 648 titik. "Seluruh titik panas tersebut tersebar di Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Vietnam, Timor Leste, dan Thailand," kata Mulyono.

    Berdasarkan pantauan Satelit Himawari-8, sebaran asap di wilayah Indonesia terjadi di Provinsi Riau, Jambi, sebagian Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Sedangkan untuk pantauan asap lintas batas (transboundary haze) tidak terdeteksi sebaran asap dari wilayah Sumatera ke semenanjung Malaysia.

    Soal peluang terjadinya hujan, Mulyono menuturkan saat ini sudah teramati terjadi hujan di beberapa wilayah Sumatera, termasuk di Riau. Dalam tiga hari ke depan diprakirakan akan terjadi hujan di Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Utara, dan Papua dengan intensitas ringan hingga sedang.

    BMKG memprakirakan beberapa wilayah yang berpotensi kebakaran hutan dan lahan dalam lima hari ke depan, 9-12 September 2019, yaitu Sumatera Utara bagian selatan, Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.