Indonesia Hadir di Acara Animasi Asia di Seoul

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mencicipi kopi dalam kunjungan ke kantor Redaksi TEMPO, Palmerah, Jakarta, 11 Oktober 2017. Bekraf berupaya meningkatkan potensi kopi sebagai gaya hidup di Indonesia. TEMPO/Charisma Adristy

    Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mencicipi kopi dalam kunjungan ke kantor Redaksi TEMPO, Palmerah, Jakarta, 11 Oktober 2017. Bekraf berupaya meningkatkan potensi kopi sebagai gaya hidup di Indonesia. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia akan mengirimkan wakil ke acara tahunan yang menampilkan proyek animasi terbaik di Asia, Asian Animation Summit (AAS) 2019, di Seoul, Korea Selatan, pada 20-22 November mendatang.

    "Ada lima proyek yang akan ikut serta dari 60 proyek," ujar Ketua Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (AINAKI) Daryl Wilson di Jakarta, Sabtu, 14 September 2019.

    Para kreator dari kelima proyek animasi itu akan menjalani tiga tahap mentoring dari para ahli yang berpengalaman, tentang ide, bisnis dan presentasi. "Kami persiapkan mereka, agar produser bisa tertarik dengan ide mereka," tutur Daryl.

    Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menilai animasi Indonesia berpotensi berkembang meski terkendala berbagai hal, salah satunya modal.

    Pada 2017, salah satu subsektor prioritas Bekraf itu tumbuh sekitar 10,30 persen. "Potensi animasi menjanjikan. Indonesia menjadi negara kedua rujukan pelaku industri animasi setelah Cina. Animasi termasuk prioritas untuk dikembangkan karena potensi luar biasa, minatnya luar biasa," ujar Triawan.

    Selain modal, hal lain yang menjadi hambatan adalah belum tersedianya sarana kolaborasi dan interaksi antar-pemangku kepentingan (stakeholder) animasi nasional, serta kurangnya ajang kreasi publik animasi.

    Menurut Triawan, untuk meminimalisasi berbagai faktor penghambat itu, Bekraf menyelenggarakan Bekraf Animation Conference (BEACON), sebagai ajang bagi ekosistem animasi membangun jejaring bisnis antar individu, rumah produksi animasi dengan agensi maupun investor.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.