Pemilihan Rektor ITB dan Unpad, Siapa Pilihan Ridwan Kamil?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat sambutan dalam acara peringatan HUT ke-60 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Dago Tea House, Kota Bandung pada Selasa, 17 September 2019.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat sambutan dalam acara peringatan HUT ke-60 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Dago Tea House, Kota Bandung pada Selasa, 17 September 2019.

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki masing-masing satu suara dalam pemilihan rektor di Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kedua kampus di Kota Bandung itu tengah menggelar pemilihan rektor.

    “Menjadi pimpinan perguruan tingi hari ini tantangannya lebih besar karena ada faktor-faktor eksternal yang harus jadi perhatian, bukan hanya me-manage hal-hal administratif,” kata dia di Bandung, Senin, 23 September 2019.

    Khusus pemilihan rektor Unpad, dia berharap kali ini tuntas. “Pemilihan rektor Unpad yang begitu berdinamika, sampai berjilid-jilid, saya berharap ini yang terakhir,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mengatakan, pemilihan rektor Unpad sudah mengerucut pada 6 kandidat, di antaranya perempuan. “Mau perempuan atau laki-laki, saya kira dari daftar itu ada keterwakilan fifty-fifty,” kata dia.

    Ridwan Kamil menyebutkan sejumlah kriteria calon rektor Unpad pilihannya. “Siapa pun yang terpilih, jadikan Unpad sebagai universitas riset, terpandang, terbaik. Kedua, juga membantu program-program nasional, isu-isu deradikalisasi itu mengemuka, isu-isu entrepreneurship. Ketiga, bisa diterima, ternyata dalam perjalanan tidak semua bisa diterima, jadi akseptabilitas jadi penting,” kata dia.

     Kriteria serupa juga digunakannya untuk menilai calon rektor ITB. “Cuma saya harapkan bisa lebih cepat, lebih singset. Dan kalau bisa mufakat, lebih baik,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mengatakan, khusus bagi calon rektor ITB, tantangannya ada pada peningkatan rangking kampus itu. “ITB, fokus pada teknologi. Dan target terbesar ITB itu menaikkan rangking,” kata dia.

    Pemilihan calon rektor Unpad mengerucut pada 6 nama yang tertuang dalam Keputusan Majelis Wali Amanat Unpad itu ditetapkan ketua Rudiantara pada 20 September 2019. Berdasarkan keputusan itu, enam calon rektor berhak untuk mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses Pemilihan Rektor Universitas Padjadjaran Periode Tahun 2019-2024.

    Para kandidat yang lolos itu Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Arry Bainus, Hendarmawan, Keri Lestari, Rina Indiastuti, dan Unang Supratman. Sebelumnya mereka telah melalui tahapan penyaringan lewat pemaparan gagasan di hadapan sivitas akademika, tenaga kependidikan, alumni, masyarakat dan anggota Senat Akademik Unpad.

    Pada pemilihan calon rektor ITB,  Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung baru mengumumkan 30 nama calon rektor yang lolos. Di antara nama-nama tersebut terdapat dosen, dekan, wakil rektor, hingga rektor. “Pendaftar yang lolos akan presentasi di depan panel ahli secara tertutup di kampus ITB,” kata Ketua MWA Yani Panigoro di Gedung rektorat ITB, Rabu, 11 September 2019.

    Rencananya proses pemilihan rektor ITB periode 2020-2025 itu akan berlangsung dalam empat tahap. Fase perdana yaitu pendaftaran dan seleksi pendaftar hingga muncul 30 nama. Tahap kedua MWA menyaring dan menetapkan bakal calon dari 30 menjadi 10 orang dengan mempertimbangkan pemeringkatan nilai dari panel ahli serta penilaian berbagai pihak lain yang kompeten. Tahap ketiga proses pemilihan tiga calon rektor oleh senat akademik. Penutupnya MWA memilih lewat sidang tertutup yang akan diumumkan November 2019 nanti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.