20 Board Game Indonesia Dipamerkan di Essen SPIEL 2019 Jerman

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran Board Game di Popcon Asia 2018. Kredit: Popcon Asia

    Pameran Board Game di Popcon Asia 2018. Kredit: Popcon Asia

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 20 judul board game Indonesia ditetapkan untuk pameran pameran board game internasional, Essen SPIEL 2019, di Messe Essen, Jerman pada 24–26 Oktober 2019.

    Perwakilan dari Indonesia akan mengusung nama Archipelageek di paviliun. Tujuannya untuk mengangkat produk-produk industri game Indonesia di dunia.

    Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) dan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) mengusungnya dari tahap kurasi hingga seleksi.

    “Essen Spiel merupakan salah satu pameran skala internasional terbesar dan menjadi rujukan industri board game dunia,” ujar Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Simandjuntak lewat keterangan tertulis, Sabtu, 28 September 2019.

    Panitia mencatat ada 75 judul board game Indonesia yang mengikuti seleksi. “Game terpilih mewakili Indonesia secara keseluruhan,” kata Ketua APIBGI Andre Dubari. Penjurian final berdasarkan aspek marketing terkait nilai jual produk dan aspek gameplay untuk melihat ketajaman dan keunikan cara bermain.

    Board game merupakan permainan non-digital yang ragamnya bisa dimainkan di atas meja. Bentuk lawasnya seperti permainan monopoli, catur, domino. Di era milenial, board game muncul dengan aneka tema, cara main, cerita, dan tantangannya.

    Contoh board game karya kreator Indonesia yang akan dipamerkan di Jerman itu seperti permainan kata dengan 2-4 pemain berjudul Cine: Write and Trade buatan TeMaTiS Co. Sementara Tabletoys Indonesia membuat board game bagi 2-4 pemain berjudul Korowai yang bertema tentang suku asli Papua. Adapun Nusa Rasa dari Ketchup Games bertema kuliner untuk dimainkan 2-4 orang.

    Board game lain yang akan mengisi paviliun Indonesia yaitu Mindblowon, SEN: Save the Queen, The Forbidden Ritual, Bunaken: The Undersea Paradise, Belapati War, Cenayang, Coffee Crash, Dua Kerajaan, Jalan-Jalan, Kancil, Laga Pendekar. Kemudian ada Luwenak!, Prabumeru, The Adventure of Bam-Bam Aksara Jawa, Toraja, Unmask!, dan War of The Words.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.