Ditolak AS, Huawei Ditawari Kembangkan Jaringan 5G di Rusia

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi 5G. REUTERS

    Ilustrasi 5G. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaHuawei dilarang masuk AS, tetapi raksasa teknologi Cina ini menemukan dukungan di tempat lain. Rusia, yang belakangan ini memiliki hubungan sangat baik dengan Huawei, telah membuka pintu bagi Huawei untuk mengembangkan jaringan 5G di negara itu.

    Ini secara efektif membuat Huawei menjadi pelopor teknologi 5G di Rusia, meninggalkan pengembang lain.

    Baru awal bulan ini, Huawei melakukan uji 5G pertamanya di Moskow dalam kemitraan dengan operator Rusia MTS, dengan tujuan meluncurkan layanan ke seluruh ibukota.

    Pihak berwenang Moskow mengatakan jaringan itu akan menjadi bagian dari infrastruktur kota dalam beberapa tahun mendatang.

    Ini adalah kesepakatan yang sangat baik untuk Huawei, karena Rusia berencana untuk menyebarkan 5G di semua kota utamanya pada tahun 2024.

    Ketika Presiden Cina Xi Jinping mengunjungi Rusia pada Juni 2019- di puncak konflik Washington dengan Huawei - operator utama Rusia MTS menandatangani kontrak dengan perusahaan Cina itu.

    “Kami telah bekerja di Rusia selama 22 tahun. Berkat mitra kami, kami hidup dengan baik di sini," kata Zhao Lei, salah satu pemilik Huawei.

    GIZMOCHINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.