Gadis Kazakhstan Tewas Saat Tidur, Akibat Smartphone Meledak?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ponsel. Sumber: Usplash/dangold/asiaone.com

    Ilustrasi ponsel. Sumber: Usplash/dangold/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta- Alua Asetkyzy Abzalbek, 14 tahun, tewas saat tidur diduga akibat smartphone meledak di atas bantalnya. Gadis asal Bastobe, Kazakhstan, tidur sambil mendengarkan musik dengan smartphone dalam kondisi mengisi daya baterai.

    The Sun, Senin, 30 September 2019, mengabarkan, Abzalbek ditemukan meninggal keesokan paginya dengan sisa smartphone meledak di dekat kepalanya. Polisi mengkonfirmasi bahwa perangkatnya dalam keadaan terhubung ke stopkontak listrik pada saat kejadian.

    Abzalbek menderita cedera kepala parah dan meninggal di tempat. Ketika paramedis dipanggil oleh kerabatnya, mereka tidak dapat menyadarkannya, dan mengatakan bahwa dia telah meninggal beberapa waktu sebelumnya.

    Pakar forensik kemudian mengkonfirmasi bahwa ponsel itu meledak pada dini hari karena terlalu panas. Kematiannya digambarkan sebagai kecelakaan tragis.

    Merek smartphone yang meledak belum diungkapkan. Sahabat Abzalbek, Ayazhan Dolasheva, 15 tahun, merasa kebingungan dan memposting ketidakpercayaannya melalui media sosial.

    "Saya masih tidak percaya. Kamu yang terbaik. Kita sudah bersama sejak kecil. Sangat sulit bagiku tanpamu. Aku sangat merindukanmu. Kamu telah meninggalkanku selamanya," tulis Dolasheva.

    Kematian Abzalbek mengikuti serangkaian kematian yang melibatkan ponsel di Rusia dan negara-negara lain. Sebelumnya, Liliya Novikova, 26 tahun, dijuluki pemain poker paling cantik Rusia, ditemukan tewas akibat sengatan listrik di kamar mandinya.

    Novikova diyakini telah mengeringkan rambutnya di kamar mandi sambil menggunakan handphone. 

    THE SUN | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.