Flash Sale Perdana Realme 5 Terjual 12.000 Unit

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peraga memamerkan Realme 5 dan Realme 5 Pro. TEMPO/Khory

    Peraga memamerkan Realme 5 dan Realme 5 Pro. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta- Smartphone terbaru Realme 5 resmi dirilis di Indonesia pada 19 September 2019 lalu. Realme 5, yang mengusung konfigurasi quad camera, baterai besar 5000 mAh dan Snapdragon 665 AIE, berhasil terjual 12.000 unit pada flash sale online perdananya.

    "Kami senang mengetahui bahwa Realme 5 memiliki permintaan yang tinggi di pasar Indonesia, dibuktikan dengan terjualnya 12.000 unit pada flash sale online pertama. Ini menjadi langkah besar selanjutnya bagi Realme untuk berinovasi dan menciptakan smartphone terbaik," ujar Marketing Director Realme SEA Josef Wang, dalam keterangannya, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Realme 5 dilengkapi peningkatan kinerja saat bermain game dan generasi ke-3 Qualcomm AI Engine. Hadir dengan layar mini drop HD+ 6.5 inci lebih besar, ponsel ini memberikan pengalaman baru bermain game, audio dan video.

    Smartphone ini menawarkan pengalaman baru dalam memotret dengan pengaturan quad-camera, lensa ultra wide-angle 119 derajat 8 MP, lensautama 12 MP, lensa portrait 2 MP dan lensa ultra-macro 2 MP. Sedanglan kamera depan berteknologi AI 13MP.

    "Tidak hanya itu, Realme juga akan terus mengembangkan serangkaian smartphone terbaru yang menghadirkan inovasi yang berani di sektor kamera dengan quad-camera dan desain menarik di segmennya," kata Josef Wang.

    Realme 5 berjalan pada sistem operasi Android 9.0 ColorOS 6.0, yang tersedia dalam dua pilihan warna yakni Crystal Blue dan Crystal Purple

    Realme akan kembali mengadakan flash sale kedua melalui Lazada, AkuLaku & Realme Official Website pada 2 Oktober 2019 mulai pukul 09:00 WIB. Open sale online-offline Realme 5 akan dimulai pada 5 Oktober, dengan harga Rp 1,899 juta untuk varian 3 GB/ 32 GB, Rp 2,199 juta untuk varian 3 GB/ 64 GB dan untuk varian 4 GB/ 128 GB dihargai Rp 2,699 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.