Samsung Tutup Pabrik Ponsel Terakhir di Cina

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik Samsung di Huizhou. Kredit: He Huifeng

    Pabrik Samsung di Huizhou. Kredit: He Huifeng

    TEMPO.CO, Jakarta - Samsung Electronics, hari Rabu, 2 Oktober 2019, menyatakan telah mengakhiri produksi ponsel terakhirnya di Cina, sebagaimana dilaporkan Reuters. Samsung menghadapi persaingan intensif dari pesaing domestik di pasar smartphone terbesar di dunia.

    Penutupan itu terjadi setelah Samsung memotong produksi di pabrik yang berlokasi di kota Huizhou selatan itu pada Juni dan menghentikan pabrik lainnya pada akhir tahun lalu.

    Raksasa teknologi Korsel itu menghentikan produksi ponsel di Cina mengikuti pabrikan lain yang mengalihkan produksi dari Cina karena meningkatnya biaya tenaga kerja dan perlambatan ekonomi.

    Pada 2017 pabrik Huizhou membuat 64 juta ponsel, yang merupakan sebagian besar dari output global Samsung sebesar 394 juta, menurut GSM Arena. Pada tahun 2011, pabrik ini membuat 70 juta telepon sementara yang di Tianjin menghasilkan 56 juta. Fasilitas Tianjin ditutup akhir tahun lalu.

    Meskipun demikian, keputusan ini tidak berarti bahwa Samsung akan keluar dari Cina. Samsung akan terus menjual ponsel di sana. Namun, persaingan yang ketat dari merek lokal berarti bahwa tidak lagi ekonomis bagi Samsung untuk membuat teleponnya di sana.

    Pangsa pasar Samsung telah menyusut menjadi 1 persen karena konsumen Cina beralih ke merek lokal untuk perangkat yang terjangkau dan ke Huawei dan Apple untuk model premium, menurut Park Sung-soon, seorang analis di Cape Investment & Securities.

    Peralatan produksi dari pabrik akan dipindahkan ke fasilitas lain di seluruh dunia. Perusahaan telah memperluas kapasitas produksinya di negara-negara seperti India dan Vietnam karena biaya produksi yang lebih rendah di sana.

    Penjualan Samsung di Cina terdiri dari perangkat ODM di masa mendatang - Galaxy A6 adalah ponsel ODM pertama, diikuti oleh Galaxy A10. ODM berarti telepon dibuat oleh pabrik non-Samsung dengan lisensi. A10, misalnya, dibuat oleh Jianxing Yongrui Electron Technology.

    Sebelumnya, Samsung mengumumkan rencana untuk mengirimkan 40 juta ponsel ODM. Selain Samsung, Sony menutup pabrik smartphone Beijing miliknya awal tahun ini.

    REUTERS | GSM ARENA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.