10 Fakta Menarik Antartika: Penduduk Asli, Es hingga Air

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penguin Gentoo berkumpul di dekat papan penunjuk arah, dekat stasiun penelitian Bernardo O'Higgins. Uniknya papan tersebut bertuliskan jarak, antara kutub dengan kota-kota di dunia. Antartika, 22 Januari 2015. AP/Natacha Pisarenko

    Penguin Gentoo berkumpul di dekat papan penunjuk arah, dekat stasiun penelitian Bernardo O'Higgins. Uniknya papan tersebut bertuliskan jarak, antara kutub dengan kota-kota di dunia. Antartika, 22 Januari 2015. AP/Natacha Pisarenko

    TEMPO.CO, Jakarta - Antartika jadi perhatian seluruh dunia ketika gunung es seluas 1.636 kilometer persegi atau 2,5 kali DKI Jakarta, lepas dari daratan dan mengambang di lautan, 26 September 2019.

    Masih ada satu minggu lagi bagi sukarelawan dan ilmuwan dari seluruh dunia, termasuk Afrika Selatan untuk menuliskan nama mereka dalam kegiatan Airbnb Antarctica Sabbatical. Kegiatan tersebut merupakan sebuah ekspedisi penelitian ke tempat yang paling terpencil di muka Bumi.

    Namun, di bawah ini ada beberapa fakta menyenangkan yang mungkin tidak Anda ketahui tentang Antartika, berikut detailnya seperti dikutip Iafrica, baru-baru ini:

    1. Penduduk asli hanya seorang

    Antartika adalah satu-satunya tempat di dunia yang tidak memiliki populasi manusia asli - walaupun satu bayi lahir di sana. Pada 41 tahun yang lalu, Emilio Marcos Palma menjadi warga negara pertama dan satu-satunya di benua itu.

    2. Siang sepanjang 24 jam 

    Di Antartika, musim panas terjadi pada bulan November hingga Januari. Khusus waktu tersebut kutub selatan Bumi itu selama 24 jam siang hari.

    3. Summer Hotspot

    Ada lebih banyak orang - terutama peneliti - yang tinggal di benua itu pada musim panas daripada di Provincetown, Massachusetts, AS. Sepanjang tahun terdapat lebih dari 4.000 orang menempatinya di musim penelitian utama musim panas dan sekitar 1.000 orang di musim dingin.

    Sebuah pemandangan pagi hari di stasiun penelitian Halley IV, disponsori oleh ESA para peneliti tengah menyiapkan 5 eksperimen. Suhu di tempat ini dapat turun hingga -56 celsius. Laut Weddell, Antartika, 23 Februari 2015. Dailymail.co.uk

    4. Pegunungan hantu

    Antartika memiliki gunung-gunung yang menjulang hingga 2.700 meter dan sepenuhnya terkubur di bawah es yang disebut Pegunungan Gamburtsev. Gunung itu terkubur di bawah es yang padat, dengan tebal lebih dari satu mil ( 1,6 kilometer) jauh di timur Antartika.

    Keberadaan pegunungan ini mengejutkan para ilmuwan Rusia saat pertama kali menemukannya puluhan tahun yang lalu.

    5. Ada dua kutub selatan

    Antartika memiliki dua kutub yakni South Pole dan Geographic South Pole. Penanda Kutub Selatan Geografis diubah setiap tanggal 1 Januari oleh Masyarakat Geologi AS.

    6. Tanpa zona waktu

    Karena Kutub Selatan, Antartika berada di setiap garis bujur, secara teoritis, membuatnya berada di semua zona waktu. Begitu banyak stasiun menggunakan waktu negara atau zona waktu dari basis mereka, sehingga stasiun penelitian terdekat memiliki zona waktu berbeda sementara daerah lain tidak memiliki zona waktu.

    7. Terdingin di Bumi

    Musim dingin di atas Dataran Tinggi Antartika Timur sangat dingin, para ilmuwan telah mengukur -99 derajat celcius atau 7 derajat lebih dingin daripada hari terdingin yang pernah tercatat di belahan bumi utara.

    8. Seperti gurun

    Di Antartika Anda hanya akan melihat sedikit salju atau hujan, karena sangat dingin. Sehingga sedikit curah hujan yang turun, menjadikannya benua terkering.

    9. Lebih banyak penguin dibandingkan manusia

    Antartika merupakan rumah bagi penguin, terdapat sekitar 12 juta ekor penguin menempati benua terdingin itu. Bahkan satu juta lebih banyak daripada populasi di Paris, Prancis.

    10. Es dan Air

    Antartika memiliki sekitar 90 persen es dunia atau 70 persen air tawar dunia. Jika semua es ini mencair, permukaan laut secara global akan naik sekitar 60 meter dan tempat-tempat seperti Vancouver, Seattle dan San Diego hampir seluruhnya akan berada di bawah air.

    IAFRICA | IOL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.