Bos Pocophone Jadi Country Director Xiaomi Indonesia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia. Kredit: Xiaomi

    Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia. Kredit: Xiaomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Xiaomi mengumumkan pengangkatan Alvin Tse sebagai Country Director Xiaomi Indonesia. Alvin akan memimpin pengelolaan operasional Xiaomi di Indonesia secara penuh.

    Dia pertama kali bergabung dengan Xiaomi pada 2013 dan secara aktif terlibat dalam perintisan dan dominasi Xiaomi secara global di beberapa pasar kunci, termasuk India dan Eropa Barat. Alvin juga memimpin lini bisnis smartphone POCO.

    “Saya menantikan untuk melanjutkan perjalanan saya yang menyenangkan di Xiaomi ke Indonesia sebagai tujuan baru setelah saya menjalankan tugas di India dan Eropa,” ujar Alvin dalam keterangannya, 7 Oktober 2019

    Menurutnya, Indonesia dengan tingkat penetrasi smartphone yang tinggi, pengguna usia muda dan masyarakat yang antusias dan besarnya jumlah konsumen di pasar elektronik, adalah wilayah yang sangat penting untuk strategi Xiaomi secara global.

    “Saya percaya rangkaian produk Xiaomi yang luas dan inklusif, dari smartphone hingga smart devices, merupakan sesuatu yang sangat penting dalam menghubungkan orang-orang kepada teknologi yang inovatif pada harga yang terjangkau,” ujarnya.

    Alvin merupakan lulusan dari Stanford University dengan gelar B.S. di bidang Management Science and Engineering. Sebelum bergabung dengan Xiaomi, Alvin memimpin tim Flipboard Cina. Dia juga adalah Entrepreneur in Residence di StartX.

    Adapun Steven Shi, Country Director Xiaomi Indonesia sebelumnya, akan bermarkas di Bangkok dan menjalankan peran baru sebagai General Manager Southeast Asia. Steven akan bertanggung jawab penuh atas pengembangan bisnis perusahaan di seluruh kawasan Asia Tenggara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.