Kembali Beredar, Hoaks Pesan WhatsApp Bagi-bagi Kuota Internet

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesan hoaks WhatsApp bagi-bagi kuota. Kredit: Istimewa

    Pesan hoaks WhatsApp bagi-bagi kuota. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesan WhatsApp bagi-bagi kuota internet gratis kembali beredar. Pesan tersebut berisi bahwa WhatsApp sedang merayakan hari jadi ke-9, dengan menghadirkan sebuah link yang harus dikunjungi.

    Pesan tersebut meminta penerimanya untuk membuka laman Whatsgift untuk mendapatkan kuota internet sebanyak 20 GB secara gratis.

    Pesan tersebut dibantah. "Ini kan sudah lama beredar berita palsu yang ini. Setiap tahun berulang," ujar juru bicara Facebook kepada Tempo melalui percakapan WhatsApp, Rabu, 9 Oktober 2019.

    Sebelumnya pada Januari lalu, pesan serupa juga beredar. Hanya saja pesannya berisi bahwa aplikasi besutan Facebook itu merayakan ulang tahun ke-10 dengan membagikan kuota internet gratis sebanyak 35 gigabita (GB) dengan mengharuskan penggunanya untuk masuk dalam sebuah laman.

    "WhatsApp Ulang Tahun ke 10: Dapatkan 35 GB internet gratis untuk operator seluler Anda untuk digunakan dalam 6 bulan. Minta sekarang di https://fitedetox.club/id-35gb," begitu bunyi pesan yang beredar di WhatsApp.

    Saat itu WhatsApp juga memberikan konfirmasi bahwa informasi yang beredar itu bohong. "Itu hoaks, enggak ada sama sekali," ujar WhatsApp akhir Januari lalu. "Waspada terhadap link broadcast seperti itu. Pengguna harus teliti terhadap setiap link yang dicantumkan."

    Menurut WhatsApp, jika link resmi, baik dari WhatsApp atau aplikasi milik Facebook, akan dicantumkan menggunakan nama setiap aplikasinya. "Kalau resmi dari kami, linknya pasti link kita juga, semisalnya facebook.com atau whatsapp.com," kata WhatsApp.

    Juru bicara Facebook tersebut kembali menekankan bahwa setiap tahun pesan hoaks tersebut selalu berulang. "Setiap tahun selalu berulang lho, padahal sama media-media juga sudah sering banget diangkat dan diinfokan kalau ini palsu," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?