Sony Menonaktifkan Integrasi PlayStation 4 ke Facebook

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PlayStation 4 atau PS4 (Sony)

    PlayStation 4 atau PS4 (Sony)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sony telah mematikan integrasi Facebook di PlayStation 4. Artinya pengguna tidak lagi dapat menautkan akun Facebook dan konsol mereka. Sony mengumumkannya melalui postingan blog sebagaimana dikutip Engagdet, Selasa, 8 Oktober 2019.

    Akibat penonaktifan ini, pengguna PlayStation 4 tidak akan dapat menemukan teman-teman Facebook, membagikan video gameplay dan tangkapan layar atau menggunakan foto profil Facebook mereka sebagai avatar di PlayStation Network. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tulis Sony.

    Sony mengungkapkan bahwa pengguna dapat menggunakan avatar PS4 stok atau mengunggah gambar profil baru. Sony tidak memberikan penjelasan untuk pemutusan layanan mendadak ini, dan tidak memberikan peringatan sebelumnya kepada pengguna.

    Langkah itu memicu spekulasi bahwa itu ada hubungannya dengan perubahan berbagi data Facebook sehubungan dengan skandal Cambridge Analytica. Atau posting terbaru Facebook tentang menghilangkan akses data teman Sony.

    Kabarnya, Facebook sedang menyelesaikan kontrak yang diperbarui dan dirancang untuk meningkatkan integrasi Facebook di PlayStation. "Kami sedang bekerja dengan Sony untuk menyelesaikan kontrak yang diperbarui dan dirancang meningkatkan integrasi Facebook di PlayStation," kata seorang juru bicara Facebook kepada Kotaku.

    Terlepas dari komentar optimis ini, menjadi serba salah bagi Sony untuk membuang Facebook begitu saja. Fitur ini membuat pengguna mudah untuk menemukan teman dan berbagi klip streaming game. Sehingga kehilangan itu bisa membuat banyak orang tidak nyaman, mengingat jangkauan Facebook dan 100 juta lebih konsol PS4 yang terjual.

    ENGADGET | KOTAKU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.