Tips Teknologi: Menghindafi Penipuan WhatsApp

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo WhatsApp pada layar ponsel. (thenextweb.com)

    Logo WhatsApp pada layar ponsel. (thenextweb.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tips teknologi kali ini Tempo akan membahas tentang bagaimana melindungi penipuan melalui akun WhatsApp. Peneliti keamanan Singapura Awakened pertama kali menemukan bug keamanan yang memungkinkan peretas mendapatkan akses ke perangkat seluler dan mencuri file penting.

    Risiko keamanan terbaru ini dapat dipicu hanya dengan mengirim GIF animasi di dalam aplikasi pengiriman pesan, demikian dikutip Daily Express, baru-baru ini. Namun, bug keamanan terbaru ini hanya berdampak pada perangkat yang didukung Android, sebagian besar yang menjalankan versi lebih lama dari sistem operasi Android.

    Pengguna sangat disarankan untuk memperhatikan peringatan keamanan ini dengan serius. Berikut adalah dua hal penting yang perlu dilakukan untuk mencegah penipuan WhatsApp:

    1. Perbarui versi Android perangkat seluler

    Ini adalah hal pertama yang harus dilakukan untuk menghindari ancaman online terbaru ini. Seperti yang dilaporkan Daily Express sebelumnya, penipuan terbaru menggunakan semacam serangan GIF. Namun, itu hanya bekerja pada versi yang lebih lama dari sistem operasi seluler Android.

    Sistem operasi Android 10 terbaru menghadirkan beberapa fitur dan peningkatan baru. Ini termasuk sistem navigasi gerakan baru dan kontrol yang lebih baik di sekitar privasi data. Versi yang lebih baru juga membawa banyak perubahan keamanan.

    Dan yang lebih penting, versi Android terbaru ini tidak mendukung aplikasi yang menua, seperti versi WhatsApp yang lebih lama, yang sangat rentan terhadap serangan GIF. Pengguna juga dapat memeriksa posting blog WhatsApp terbaru tentang ancaman keamanan dan bug. 

    2. Perbarui aplikasi WhatsApp

    Jika pengguna tidak dapat memperbarui smartphone Android, ada opsi kedua untuk menghindari ancaman online ini. WhatsApp telah membahas kerentanan ini dalam versi patch keamanan terbaru mereka 2.19.244 atau versi yang lebih baru.

    Jadi, sangat disarankan untuk mengunduh pembaruan terbaru WhatsApp dari Google Play Store untuk menghindari mimpi buruk keamanan ini. 

    DAILY EXPRESS | IBMTIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.