Google Luncurkan Smartphone Pixel 4, Belum 5G

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria memegang smartphone Google Pixel 4 baru saat acara peluncuran Google di New York, AS, 15 Oktober 2019. Kredit: REUTERS/Eduardo Munoz

    Seorang pria memegang smartphone Google Pixel 4 baru saat acara peluncuran Google di New York, AS, 15 Oktober 2019. Kredit: REUTERS/Eduardo Munoz

    TEMPO.CO, New York - Google meluncurkan smartphone Pixel baru, Pixel 4, dengan kamera berkualitas lebih tinggi, sensor radar untuk melacak gerakan tangan dan asisten virtual yang lebih cepat pada hari Selasa, 15 Oktober 2019, sebagaimana dilaporkan Reuters.

    Tetapi perangkat tidak memiliki fitur kejutan untuk membedakan mereka dari saingan dan adanya kekhawatiran tentang harga.

    Ponsel Pixel 4, dalam dua ukuran, diluncurkan di New York di mana Google juga mengumumkan laptop pertama dengan harga sedang, earbud nirkabel pertama dan peningkatan router Wifi dan speaker pintar berukuran burger.

    Pixel generasi keempat dijual mulai dari US$ 799 (Rp 11,3 juta) untuk layar 5,7 inci (14,5 cm) dan US$ 899 (Rp 12,7 juta) untuk layar 6,3 inci, dan untuk pertama kalinya keempat operator nirkabel utama A.S akan menawarkan smartphone itu, mulai 24 Oktober.

    Fitur baru yang didasarkan pada teknologi radar memungkinkan pengguna untuk melewati lagu atau mengeluarkan perintah lain dengan melambaikan tangan di atas layar.

    Ponsel ini memiliki lensa telefoto dan perangkat lunak yang disempurnakan untuk mengambil foto langit malam. Google Assistant telah terintegrasi ke dalam perangkat untuk mengurangi waktu respons.

    Sherry Lin, manajer produk Pixel, mengatakan bahwa Google menguji penambahan teknologi jaringan 5G, tetapi ternyata "tidak bekerja dengan baik jika pohon dan bangunan menghalangi."

    Pixel 4 dan Pixel 4 XL tidak mendukung 5G di jaringan apa pun. Ponsel Pixel terbaru itu akan mendukung 4G LTE, yang akan memberikan pengalaman yang cukup cepat untuk sebagian besar dengan jangkauan seluas mungkin, tulis Android Central.

    REUTERS | ANDROID CENTRAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.