Pelajar Indonesia Bersinar di Ajang Sains Korea KSEF 2019

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SMA Lazuardi GCS Depok berhasil mendapatkan Gold Award dan Iran Special Award di KSEF 2019. Kredit: Istimewa

    SMA Lazuardi GCS Depok berhasil mendapatkan Gold Award dan Iran Special Award di KSEF 2019. Kredit: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelajar Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa dan negara di ajang Korea Science and Engineering Fair (KSEF) International 2019 yang dilaksanakan di Kota Daejeon, Korea Selatan pada  17-22 Oktober 2019.

    “Sebanyak empat sekolah yang tergabung dalam Tim Indonesia, yakni SMA Negeri 1 Ungaran, SMA Lazuardi GCS Depok, SMA Taruna Bakti Bandung, dan SMP Al Azhar Syifa Budi Cibubur, berhasil mengukir prestasi,” ujar Doni Nurdiansyah, perwakilan Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Senin, 21 Oktober 2019.

    SMA Lazuardi GCS Depok berhasil mendapatkan Gold Award dan Iran Special Award di KSEF 2019. Kredit: Istimewa

    Pada event tersebut SMA Lazuardi GCS berhasil mendapatkan Gold Award dan Iran Special Award.  Adapun Silver Award diraih SMA Taruna Bakti Bandung.

    SMA Taruna Bakti Bandung meraih Silver Award di KSEF 2019. Kredit: Istimewa

    Sementara SMP Al Azhar Syifabudi Tim 3 dan SMP Al Azhar Syifabudi Tim 4 berhasil meraih Female Scientist Award.

    Selain itu, Honorable Mention berahasil diraih oleh SMP Al Azhar Syifabudi Cibubur Tim 1, SMP Al Azhar Syifabudi Cibubur Tim 2, SMP Al Azhar Syifabudi Cibubur Tim 3, SMP Al Azhar Syifabudi Cibubur Tim 4, dan SMAN 1 Ungaran.

    Event ini diikuti oleh 12 negara, yakni  Azerbaijan, Macau, Hong Kong, Indonesia, Iran, Nigeria, Philippines, Russia, Korea Selatan, Thailand, Turkey dan USA.

    Indonesian Young Scientist Association (IYSA) sendiri merupakan menjadi lembaga afiliasi lembaga penyelenggara Korea Science Service (KSS).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.