Politeknik Maritim Gelar Joint Degree dengan Universitas Jerman

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Polimarin Indonesia Sri Tutie Rahayu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar, serta Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Hochschule Wismar Michael Schleicher dalam acara Opening Ceremony of Joint Degree in Nautical Studies di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. TEMPO/ Galuh Putri Riyanto

    Direktur Polimarin Indonesia Sri Tutie Rahayu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar, serta Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Hochschule Wismar Michael Schleicher dalam acara Opening Ceremony of Joint Degree in Nautical Studies di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. TEMPO/ Galuh Putri Riyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Politeknik Maritim Negeri (Polimarin) Indonesia meresmikan kerja sama dengan Universitas Hochschule Wismar asal Jerman dalam program Joint Degree di ranah Studi Nautika (Nautical Studies).

    "Sejak berdirinya tahun 2012, Polimarin memiliki visi menjadi Politeknik Maritim Negeri bertaraf internasional yang menghasilkan sumber daya manusia yang berkarakter, kompeten di bidang maritim, dan memiliki wawasan global yang berdaya saing tinggi dan berwawasan lingkungan," ungkap Direktur Polimarin Indonesia Sri Tutie Rahayu saat acara Opening Ceremony Of Joint Degree Program in Nautical Studies Politeknik Maritim Negeri Indonesia dan Hochschule Wismar Jerman di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019.

    Untuk merealisasikan visi tersebut, kata Tutie, program joint degree ini dilaksanakan. Dia mengungkapkan bahwa program kerja sama Joint Degree di ranah Studi Nautika ini telah melalui proses yang panjang.

    Sebelumnya, program joint degree ini telah didahului dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 2012 silam. "Pada 2012, sebagai langkah awal, Polimarin membuat MoU dengan Hochshule Wismar dan mengirimkan beberapa orang dosen untuk bergabung mengikuti training di Jerman," lanjutnya.

    Selanjutnya, kata Tutie, pada tahun 2014, kesepakatan kerja sama antara Polimarin dengan Hochschule Wismar dan Intitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pun dilakukan. Kemudian pada tahun yang sama Polimarin memulai pengembangan dan pembangunan kampus.

    Perjalanan tak berhenti sampai di situ. Tutie mengungkapkan bahwa pada tahun 2015, proposal joint degree itu akhirnya dibuat. "Hal tersebut dilakukan untuk mendukung program DIV Polimarin melakukan upgrade simulator untuk menunjang pembelajaran yang lebih baik. Kemudian, pada tahun 2016, Polimarin mulai mempersiapkan akreditasi program studi ini," imbuhnya.

    Sementara itu, baru pada tahun 2018, izin pembukaan joint degree dikeluarkan. "Semua tahapan pembentukan Joint Degree dilaksanakan oleh Kantor Urusan Luar Negeri Polimarin yang mempunyai tanggung jawab untuk mendesain, mengembangkan dan memfasilitasi kerja sama internasional pada bidang pendidikan," kata Tutie.

    Tutie berharap dengan dibukanya program joint degree ini, visi Polimarin Indonesia dapat terwujud. "Ke depan, Polimarin terus memberikan kontribusinya dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pengetahuan Bidang Maritim," ujarnya.

    Acara peresmian kerja sama ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Hochschule Wismar Michael Schleicher, Duta Besar Jerman untuk Indonesia yang diwakili oleh Kepala Bagian Pers dan Kebudayaan Matthias Muller, serta Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar.

    GALUH PUTRI RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.