Jaring Pengguna, TikTok Perbanyak Konten Menarik

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Head of User and Content Operations TikTok Indonesia Angga Anugerah Putra saat memberi penjelasan perkembangan platform video pendek itu di Surabaya, 25 Oktober 2019. TEMPO/Kukuh S. Wibowo

    Head of User and Content Operations TikTok Indonesia Angga Anugerah Putra saat memberi penjelasan perkembangan platform video pendek itu di Surabaya, 25 Oktober 2019. TEMPO/Kukuh S. Wibowo

    TEMPO.CO, Surabaya - Head of User and Content Operations TikTok Indonesia Angga Anugerah Putra mengatakan pihaknya fokus menggarap user dengan memperbanyak konten-konten menarik.  Menurutnya, dengan fokus di situ, dalam waktu dua tahun ini pertumbuhan pengguna TikTok di Indonesia menunjukkan tren menggembirakan.

    “Kami senang dengan tren itu karena Indonesia merupakan market TikTok paling besar se-Asia Tenggara.  Pengguna kami di sini paling menggemari konten-konten komedi, vlog dan fashion,” tutur Angga saat Media Gathering di Noach Café & Bistro Surabaya, Jumat, 25 Oktober 2019.

    Untuk memperluas konten, TikTok Indonesia menambah kanal baru bernama Jelajah Kuliner bekerja sama dengan pengusaha makanan lokal. Selain kuliner, TikTok juga mengembangkan tayangan perjalanan dan tempat wisata. “Tahun ini TikTok ditunjuk menjadi mitra resmi Kementerian Pariwisata untuk membantu promosi,” kata dia.

    Angga menuturkan TikTok bukan media sosial, melainkan konten distribusi platform dengan ciri khas vertikal. TikTok, menurutnya, dapat menjadi alternatif  untuk membangun digital aset. Karena meski puntanpa followers maupun subscriber, pengguna yang mengunggah konten video tetap berpotensi dilihat banyak orang.

    “Misalnya kita mengunggah video masak, padahal  nol follower. Nanti  algoritma TikTok yang  akan mencarikan penonton yang cocok untuk konten itu. Otomatis penonton itu akan melihat video kita,” kata dia.

    Angga mengimbuhkan, TikTok tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai platform video pendek berdurasi 15-30 detik. Strategi ini berkaitan dengan market yang mereka sasar, yakni generasi Z berusia 15-34 tahun  yang sejak lahir sudah memegang gadget. “Kami menyesuikan dengan target market yang relevan. Mereka cenderung menyukai video pendek maksimal 30 detik,” ujarnya.

    KUKUH S. WIBOWO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.