Nama Spesies Baru Kumbang Ini Terinspirasi Greta Thunberg

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spesies kumbang baru diberi nama, Gretae nelloptodes, yang terinspirasi dari aktivis cilik Greta Thunberg. Kredit: Indian Express

    Spesies kumbang baru diberi nama, Gretae nelloptodes, yang terinspirasi dari aktivis cilik Greta Thunberg. Kredit: Indian Express

    TEMPO.CO, Jakarta - Spesies kumbang baru diberikan nama yang terinspirasi dari aktivis cilik Greta Thunberg, karena kontribusinya yang luar biasa untuk meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim. Nama kumbang tersebut adalah Gretae Nelloptodes.

    Kumbang tersebut tidak memiliki nama sebelumnya, meskipun ditemukan 50 tahun yang lalu. Gretae Nelloptodes tidak memiliki mata, tidak memiliki sayap, dan panjangnya hanya 1mm, demikian dikutip Daily Mail, akhir pekan lalu.

    Namun, antena kumbang ini memiliki antena panjang di kepalanya yang menyerupai kuncir seperti rambut Thunberg saat kampanye. Para ahli di Natural History Museum di London memilih memberikan nama kumbang itu Greta untuk menghormati karyanya yang sangat mengesankan.

    Thunberg menjadi terkenal karena kampanye lingkungan yang berani dan tanpa rasa takut yang di depan pemerintah dunia dan layar TV meskipun baru berusia 16 tahun.

    Michael Darby, rekan ilmiah di museum, menemukan serangga itu dalam koleksi jutaan spesimen hewan. Itu ditemukan oleh naturalis Inggris William Block di Nairobi, Kenya, pada 1965, dan disumbangkan ke Museum Sejarah Alam pada 1978.

    Darby mengatakan dia memilih nama, yang mencakup sufiks 'gretae', untuk mengakui kontribusi Thunberg untuk meningkatkan kesadaran akan masalah lingkungan. Ini adalah bagian dari keluarga kumbang Ptiliidae, yang mencakup beberapa serangga terkecil di dunia.

    Darby melihat kumbang itu ketika dia mempelajari Spirit Collection di museum. "Saya memilih nama ini karena saya sangat terkesan dengan karya juru kampanye muda ini," kata Darby. "Dan aku ingin mengakui kontribusinya yang luar biasa dalam meningkatkan kesadaran akan masalah lingkungan."

    Kumbang ini telah ditampilkan dalam majalah bulanan jurnal The Entomologist. Sementara Greta Thunberg dinominasikan untuk mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian pada 2019, yang kemudian diberikan kepada Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed.

    DAILY MAIL | THE ENTOLOGIST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.