Khawatir Serangan Buaya, Polisi Pasang Spanduk di Pantai Bangka

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Kepolisian Sektor Belinyu memasang spanduk peringatan ancaman serangan buaya di kawasan pantai di Belinyu, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, 31 Oktober 2019. (ANTARA/Kasmono)

    Personel Kepolisian Sektor Belinyu memasang spanduk peringatan ancaman serangan buaya di kawasan pantai di Belinyu, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, 31 Oktober 2019. (ANTARA/Kasmono)

    TEMPO.CO, Jakarta - Spanduk berisi peringatan mengenai ancaman serangan buaya dipasang di kawasan Pantai Levar dan Pantai Putat di Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung menyusul kemunculan buaya di area pantai tersebut.

    "Dengan dipasangnya spanduk di dua titik tersebut, masyarakat di wilayah tersebut dapat lebih berhati-hati, tidak mandi di pantai, karena munculnya buaya dapat mengancam keselamatan," kata Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Bangka AKP Faisal Fatsey di Sungailiat, Kamis, 31 Oktober 2019.

    Penampakan buaya muara di tepi Pantai Bangka Belitung. ANTARA/Aprionis

    Ia mengatakan bahwa buaya kemungkinan berkeliaran di sekitar pantai karena habitatnya rusak akibat kegiatan pertambangan.

    Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yusmono sebelumnya mengimbau warga tidak beraktivitas pada sore dan malam hari di kawasan pantai dan sungai agar terhindar dari serangan buaya.

    "Saat ini kasus masyarakat diserang buaya mengalami peningkatan, karena habitat hewan itu yang semakin menyempit," katanya.

    "Buaya aktif mencari makan pada sore dan malam hari. Pada siang hari, mereka biasanya buaya berjemur dan berdiam diri,"katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.