Google Akuisisi Fitbit Seharga Rp 29 Triliun

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fitbit Versa. wired.com

    Fitbit Versa. wired.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan induk Google, Alphabet, mengakuisisi perusahaan pembuat perangkat wearable Fitbit dengan harga US$ 2,1 miliar atau sekitar Rp 29 triliun.

    Langkah ini tampaknya dilakukan karena raksasa pencarian tersebut ingin memasuki pasar pelacak kebugaran dan jam tangan pintar yang kini berkembang pesat.

    Fitbit, dilansir Reuters akhir pekan ini, mengatakan telah menawarkan US$ 7,35 per saham dalam bentuk tunai atau sekitar 19 persen dari harga penutupan saham pada Kamis, 31 Oktober 2019.

    Saham Fitbit naik lebih dari 40 persen sejak Reuters secara eksklusif melaporkan pada hari Senin bahwa Google telah membuat penawaran untuk Fitbit.

    Dalam postingan, yang mengumumkan kesepakatan itu, di blog resmi Google, wakil presiden senior Google untuk perangkat dan layanan, Rick Osterloh, memuji Fitbit.

    “Selama bertahun-tahun, Google telah membuat kemajuan dengan mitra di lingkup ini dengan Wear OS dan Google Fit, tetapi kami melihat peluang untuk berinvestasi lebih banyak lagi di Wear OS serta memperkenalkan perangkat wearable Made by Google ke pasar,” tulis Osterloh.

    "Fitbit telah menjadi pelopor sejati dalam industri ini, dan telah menciptakan produk yang menarik komunitas pengguna. Dengan bekerja sama dengan tim ahli Fitbit, dan menyatukan AI, perangkat lunak dan perangkat keras terbaik, kami dapat membantu memacu inovasi dalam produk yang dapat dikenakan dan membuat produk untuk memberi manfaat lebih banyak orang di seluruh dunia,” tambah dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.