AWS Bantu Pelanggan Pangkas Biaya 50 Persen dengan Cloud

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Country Leader AWS Indonesia Gunawan Susanto memastikan bahwa Jakarta akan menjadi region baru AWS di kawasan Asia Pasifik. TEMPO/Galuh Putri Riyanto

    Country Leader AWS Indonesia Gunawan Susanto memastikan bahwa Jakarta akan menjadi region baru AWS di kawasan Asia Pasifik. TEMPO/Galuh Putri Riyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Country Leader Amazon Web Service (AWS) Indonesia Gunawan Susanto mengungkapkan bahwa AWS secara proaktif membantu pelanggannya untuk mengoptimalisasikan biaya. Menurutnya, AWS bisa membantu pelanggannya memangkas biaya hingga 50 persen.

    "Pertama, kami hadir untuk membantu korporasi atau startup di Indonesia untuk bermigrasi ke teknologi cloud. Kalau ada yang masih pakai on premise atau on demand, kami akan sarankan migrasi ke cloud karena biayanya jauh lebih murah," ungkap Gunawan di acara AWS Media Briefing 2019 di Jakarta Selatan, Senin 4 November 2019.

    Dengan teknologi cloud, menurut Gunawan, konsumen bisa bereksperimen dengan cepat dan murah. Selain itu, Gunawan mengungkapkan bahwa AWS akan membantu pelanggan mengurangi biayanya lebih jauh lagi, misalnya dengan pemilihan sizing cloud yang tepat.

    "Kadang-kadang pelanggan kita itu asal sizing dan maunya nyari aman dengan membeli sizing yang besar. Padahal mereka belum tahu seberapa besar kebutuhannya. Makanya kami (AWS) bilang 'nggak perlu, beli seperlunya bisa ditambah kemudian'," kata Gunawan.

    “Intinya, konsumen boleh menaikkan resourcenya dan membayar sesuai apa yang digunakan,” lanjutnya.

    Menurut dia, AWS telah membantu ratusan pelanggan di Indonesia untuk dapat bermigrasi ke teknologi cloud dan menurunkan biaya. “Misalnya Kumparan ataupun Jawa Post dapat reduction cost hingga 50 persen. Kami di AWS akan terus membantu customer untuk optimizing cost dengan sejumlah cara, antara lain storage optimizing, improved elasticity, severless architecture, dan lainnya,” ujarnya.

    Gunawan menekankan AWS sangat mengutamakan kebutuhan, pengalaman, dan kepuasan customer dalam melanjutkan perjalanan transformasi digital. “AWS menjadi customer obsessed company in the world. Kami ingin menjalin kerja sama jangka panjang dengan customer,” paparnya. 

    Sementara itu, Senior Technical Evangelist AWS ASEAN Donnie Prakoso menyebutkan bahwa ratusan korporasi dan startup di Indonesia telah menggunakan AWS, misalnya Bhinneka, perusahaan e-commerce elektronik, yang dapat memangkas time-to-market hingga 50 persen dengan menggunakan AWS.

    "Selain itu ada Amartha, perusahaan fintech peer-to-peer lending, berhasil mengurangi biaya IT hingga 20 persen dengan menggunakan AWS," ujar Donnie.

    Untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggannya, AWS  mengumumkan bahwa Jakarta akan menjadi salah satu region baru AWS dengan tiga availability zone (zona ketersediaan). 

    Gunawan menyebutkan bahwa masing-masing zona akan memiliki setidaknya satu data center. "Kehadiran tiga zona ketersediaan di region Jakarta pada akhir 2021 akan memberikan manfaat bagi pelanggan AWS Indonesia di antaranya menghadirkan ketersediaan data yang tinggi, skalabilitas data yang tinggi, hingga toleransi kesalahan data yang tinggi pula," ujar Donnie.

    GALUH PUTRI RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.