Harimau di Dekat Sumur Minyak, BKSDA: di Wilayah Taman Nasional

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harimau Sumatera tertangkap kamera warga dalam video amatir di dekat fasilitas minyak Badan Operasi Bersama PT Pertamina - PT Bumi Siak Pusako di areal Zamrud, Siak, Oktober 2019. (ANTARA/HO-BBKSDA Riau)

    Harimau Sumatera tertangkap kamera warga dalam video amatir di dekat fasilitas minyak Badan Operasi Bersama PT Pertamina - PT Bumi Siak Pusako di areal Zamrud, Siak, Oktober 2019. (ANTARA/HO-BBKSDA Riau)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seekor harimau sumatera berkeliaran di dekat fasilitas perusahaan minyak Badan Operasi Bersama PT Pertamina dan PT Bumi Siak Pusako  di Kabupaten Siak, Riau.

    Kepala BBKSDA Riau Suharyono di Pekanbaru, Senin, 4 November 2019, mengatakan lokasi terlihatnya harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) tersebut berada di Taman Nasional Zamrud yang beririsan dengan wilayah kerja BOB Pertamina-BSP. Kawasan Taman Nasional Zamrud merupakan salah satu lokasi habitat harimau yang ada di lansekap Kampar.

    "Di kawasan Taman Nasional Zamrud adanya harimau pernah beberapa kali terlihat oleh warga maupun petugas BBKSDA atau petugas PT. BOB yang sedang bekerja di lapangan. Daerah yang sering terlihat biasanya disebut lintasan satwa yang berdekatan dengan pos BBKSDA, wilayah tersebut berada pada lokasi sumur Zamrud 5 dan 6 yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Kilometer 23," ujarnya.

    Ia mengatakan video harimau sumatera yang viral pada awal Oktober ini sudah dilaporkan masyarakat ke BBKSDA Riau pada 25 Oktober 2019. Ia mengatakan petugas BBKSDA Riau langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan sosialisasi.

    "Lokasi ini berjarak 5 kilometer dari kompleks perumahan PT. BOB, yang berada di luar taman nasional," ujarnya.

    Menurut dia, macan dalam video itu diambil di jalan poros km 23, sudah masuk dalam kawasan Taman Nasional Zamrud. 

    Ia mengatakan pihaknya bersama perusahaan dan Pemkab Siak akan melakukan patroli bersama terutama untuk mencegah perburuan dengan melakukan pembersihan jerat. Selain itu, akan dipasang kamera tersembunyi untuk mengidentifikasi satwa dilindungi tersebut.

    "BBKSDA bersama BOB dan Pemkab Siak akan segera memasang Camera Trap pada areal-areal tersebut, serta melakuan patroli bersama serta melakukan operasi sapu jerat," kata Suharyono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.