Mahasiswa UI Ciptakan Nettox, Penangkal Kecanduan Gadget

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampakan Nettox (ANTARA/REUTERS)

    Penampakan Nettox (ANTARA/REUTERS)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahasiswa Universitas Indonesia berhasil menciptakan alat yang bisa digunakan sebagai penangkal kecanduan gadget, bernama Nettox.

    Nettox adalah singkatan dari Internet detox atau detoksifikasi daring. Para mahasiswa butuh waktu tiga bulan untuk menyelesaikan Nettox.

    Uji coba penelitian dilakukan kepada mahasiswa bernama Tyas Sisianindita yang menghabiskan waktunya hampir delapan jam sehari memainkan gadget.

    "Saya sadar bahwa saya kecanduan," kata Tyas seperti dilansir Reuters, Rabu, 6 November 2019.

    Tyas biasa menggunakan smartphone-nya hingga lima jam pada malam hari menjelang tidur.

    Nettox bentuknya mirip jam tangan, dengan ukuran yang sedikit lebih besar. Di Nettox dipasang sensor pengukur kandungan oksigen pada sel darah merah (hemoglobin oxygen levels) dan pengukur detak jantung (heart rate variability/ HRV).

    Cara kerja Nettox adalah mengukur HRV pengguna. Jika kadar HRV di bawah normal, Nettox memperingatkan pengguna gadget.

    Berdasarkan pengukuran melalui Nettox, ukuran HRV Tyas ada di angka 44 dari skala normal menurut American Psychological Association yakni 60 untuk usia 18 sampai 25 tahun.

    Nettox memperingatkan pengguna gadget jika kadar HRV dan kadar oksigen dalam darah merah turun, sehingga bisa segera meletakkan gadget mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.