Nadiem Makarim ke Rektor ITB Terpilih: Kampus Harus Merdeka

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Amanat, Calon Rektor, dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) terpilih Prof. Reini Wirahadikusumah di Griya Jenggala, Jakarta Pusat, Jumat, 8 November 2019. TEMPO/Khory

    Wali Amanat, Calon Rektor, dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) terpilih Prof. Reini Wirahadikusumah di Griya Jenggala, Jakarta Pusat, Jumat, 8 November 2019. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan beberapa pesan dalam sidang tertutup pemilihan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dilakukan bersama Majelis Wali Amanat (MWA) ITB. Menurut Ketua MWA ITB Yani Panigoro ada beberapa hal yang disampaikan Nadiem.

    "Beliau meminta kampus itu harus merdeka. Merdeka dalam belajar, merdeka mahasiswanya, merdeka institusinya juga merdeka untuk para dosennya," ujar Yani di Griya Jenggana, Jumat, 8 November 2019. "Jadi biarkan kita harus percaya kepada institusi untuk menentukan kurikulum, keuangan, tapi beliau akan mendampingi, tidak akan dilepas."

    Sidang tertutup digelar pukul 14.00-15.30 WIB bertempat di lantai 2 Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan. Setelah itu pukul 16.30 WIB Rektor ITB terpilih diumumkan di Griya Jenggala.

    Nadiem, Yani melanjutkan, menginginkan organisasi ini (ITB) serba cepat dalam melakukan fungsinya, debirokratisasi juga harus diperhatikan, dan yang terpenting harus ada trust di semua pihak. Perguruan tinggi, Nadiem berpesan, harus mengelola dengan baik keuangan dan lainnya, juga meningkatkan karakternya sebagai bangsa.

    "Harus bisa beradaptasi dengan dunia baru yang serba cepat, ini tantangan kita semua. Kita lihat dunia baru itu kental dengan teknologi dan digital, juga regenerasi harus terjadi," kata Yani menuturkan kembali perkataan Nadiem.

    Selain itu Nadiem juga menginginkan ITB masuk dalam world class university dan harus ikut mensejahterakan Indonesia. "Jadi alumninya harus world class, kalau alumninya world class, bisa melakukan banyak hal, sehingga kesejahteraan itu bisa tercapai," lanjut Yani.

    Nadiem berharap rektor baru harus bisa tepat dalam mengambil keputusan, dan bisa beradaptasi dengan cepat. "Akhir kata Mas Menteri, dia akan mendampingi rektor baru dengan manajemem profesional terutama di bidang keuangan. Karena mungkin itu harus diperhatikan, kan ini (dananya) dari pemerintah," tambah Yani. "Terakhir dia bilang, harus berani siap dipecat."

    Berdasarkan berita acara penetapan Rektor ITB 2020-2025 Nomor 330/I1.MWA/BA/2019, MWA ITB menetapkan dan mengesahkan Rektor ITB periode 2020-2025 terpilih atas nama Prof. Reini Wirahadikusumah Ph.D.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?