Review Galaxy Watch Active 2: Bisa Terima Telepon dan Ambil Gambar

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samsung resmi merilis Galaxy Watch Active 2 di Indonesia. TEMPO/Khory

    Samsung resmi merilis Galaxy Watch Active 2 di Indonesia. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Review gadget kali ini membahas smartwatch terbaru Samsung Galaxy Watch Active 2. Arloji pintar itu dibekali berbagai fitur menarik, mulai dari terhubung dengan aplikasi Spotify untuk mendengarkan musik, sampai dengan fitur olah raga dan kebugaran tubuh.

    Tempo menggunakannya setiap hari di berbagai aktivitas, mulai dari olah raga, membalas pesan, hingga mengangkat telepon masuk.

    Spesifikasi Samsung Galaxy Watch Active 2:

    -Layar: 1,2 inci; Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors; screen-to-body ratio 32,7 persen; resolusi 360x360 piksel, 1:1 ratio; Corning Gorilla Glass DX+

    -SoC/Processor: Exynos 9110 (10 nm), Dual-core 1.15 GHz Cortex-A53

    -Grafis: Mali-T720

    -Memory/Storage: 768 MB/ 4 GB

    -Baterai: Non-removable Li-Ion 247 mAh battery; Wireless charging

    -Konektivitas: Wi-Fi 802.11 b/g/n; Bluetooth; GPS; NFC

    -Sistem Operasi: Tizen-based wearable OS 4.0

    -Harga: Rp 4,199 juta untuk ukuran 40 mm dan Rp 5,499 juta untuk ukuran 44 mm

    1. Unboxing

    Galaxy Watch Active 2 (Tempo/Khory)

    Samsung Galaxy Watch Active 2 dikemas dalam kotak kecil berwarna putih dengan gambar arloji hitam yang menunjukkan waktu. Di bagian kiri terdapat tulisan berwarna perak Active 2 dan di pojok kanan yang menunjukkan varian dari smartwatch itu, yaitu 40 mm.

    Di sisi kanan kotak terdapat tulisan Samsung Galaxy Watch Active 2, di sisi bawah kotak menunjukkan varian warna, dan tanggal diproduksinya perangkat tersebut. Di bagian bawah kotak terdapat informasi singkat fitur yang tersedia dalam arloji pintar itu.

    Di dalam kemasan, Samsung tidak banyak membekali alat pendukung, karena hanya menyediakan kabel yang tersambung dengan bulatan untuk mengisi daya baterai. Samsung tidak melengkapinya dengan adaptor untuk mengisi daya, sehingga Anda perlu menggunakan adaptor pengisi daya ponsel yang Anda punya yang pas digunakan. Dan buku panduan tentunya.

    2. Desain dan layar

    Galaxy Watch Active 2 didesain cukup menarik, terlihat kasual dan stylish. Bentuknya bulat, Samsung menawarkan dua varian yakni ukuran 40 mm dan 44 mm. Kebetulan yang direview Tempo adalah varian 40 mm. Layar arloji pintar ini berukuran 1,2 inci Suoer AMOLED yang dilapisi dengan Corning Gorilla Glass DX+.

    Merek asal Negeri Gingseng ini membekali layar touch screen yang cukup sensitif pada Galaxy Watch Active 2. Ketika Anda angin melihat waktu, maka arloji itu secara otomatis akan menyala dan menunjukkan waktu, setelahnya akan kembali gelap. Di dalam layar, Samsung memberikan berbagai fitur menarik yang bisa dioperasikan hanya dengan geser dan ketuk.

    Selain layar, Samsung juga menghadirkan berbagai macam bahan strap dengan berbagai macam warna yang ditawarkan untuk pengguna. Anda bisa menyesuaikan akan digunakan untuk apa arloji tersebut, misalnya strap kulit, dan strap yang cocok digunakan untuk olah raga. Strap juga sudah tersedia di toko ritel Samsung dan dijual terpisah. Karena hanya satu yang tersedia dalam kemasan.

    Pengguna juga bisa memilih bahan stainless steel atau alumunium. Anda juga bisa mengganti tampilan smartwatch melalui Watch Face, yang bisa disesuaikan dengan penampilan dan suasana hati. Cukup dengan mengambil gambar motif outfit, arloji ini dengan cerdas akan menyesuaikan tampilan background-nya.

    Galaxy Watch Active 2 dibekali dengan sertifikasi IP68 yang anti air dan debu. Jam ini bisa digunakan hingga kedalaman 5 ATM, yang hanya bisa bertahan selama 30 menit. Namun belum bisa digunakan di dalam air laut.

    3. Performa

    Arloji pintar ini disenjatai dengan chip besutan Samsung Exynos 9110 (10 nm). Dengan kapasitas RAM 768 MB dan memori internal 4 GB plus konektivitas Bluetooth 5.0, arloji pintar ini bisa tersambung dengan smartphone Android 5.0 atau yang lebih baru, dan iOS 9.0 atau yang lebih baru, dengan syarat mengunduh aplikasi Galaxy Wearable.

    Bahkan Galaxy Watch Active 2 sudah dibekali dengan sistem operasi Tizen-based wearable OS 4.0, dengan user interface yang tampilannya cukup baik. Dari segi baterai, Samsung membekalinya dengan daya 274 mAh, day tersebut data bertahan Selma 2 hari setengah, bisa bertahan 3 hari, tapi Anda harus mengaktifkan mode hematologists daya.

    Galaxy Watch Active2 yang terhubung dengan smartphone bisa menerima notifikasi pesan masuk atau panggilan masuk. Tidak hanya itu, melalui smart watch tersebut pengguna bisa membalas pesan dengan langsung mengetikkan pesan, baik WhatsApp, LINE ataupun SMS, termasuk bisa mengangkat telepon masuk.

    Tempo juga sempat menjajal fitur tersebut, bahkan kontak yang disimpan di smartphone ketika dihubungkan dengan Galaxy Watch Active2 bisa dilihat cukup melalui smart watch itu. Jika ingin menelepon pengguna langsung pilih fitur Telepon dan pilih kontak yang ingin dihubungi.

    Selain itu, Anda juga bisa menyaksikan konten video YouTube. Mwskipun terlihat kecil, tapi caranya cukup mudah, hanya tersambung dengan internet. Anda bisa langsung mengunjungi laman YouTube dan memilih konten yang ingin disaksikan. 

    Bukan hanya video, Samsung juga bekerja sama dengan platform musik Spotify. Hal ini mempermudah pengguna untuk mendengarkan musik. Pengguna juga bisa menggunakan headset Bluetooth untuk mendengarkannya.

    Galaxy Watch Active 2 (Tempo/Khory)

    4. Fitur lainnya

    Seperti kebanyakan smartwatch, Galaxy Watch Active2 dibekali fitur untuk berolah raga. Pengguna bisa didampingi untuk melakukan olah raga seperti lari, berenang, bersepeda dan berbagai olah raga lainnya yang cukup beragam.

    Selain aktivitas olah raga, pengguna juga akan mendapatkan capaian kesehatan harian. Pengguna bisa memantau berapa lama bersepeda atau berjalan, hitung detak jantung, jumlah kalori yang terbakar serta kecepatan rata-rata yang ditempuh sepanjang perjalanan. Serta pemantau tidur.

    Jam ini juga bisa menjadi alat pengontrol kamera smartphone yang terhubung dengan jam. Anda cukup membuka fitur Camera Controller dengan catatan sudah mengupgrade aplikasi Galaxy Wearable yang ada di smartphone.

    Kemudian, ketika fitur Camera Controller dibuka, secara otomatis fitur kamera di smartphone bisa dilihat melalui Galaxy Watch Active2. Sehingga pengguna bisa mengambil gambar dari jarak jauh dengan smartphone yang diletakkan di tripod, cukup klik melalui smartwatch pengguna bisa mengambil gambar.

    Selain dapat mengatur pengambilan gambar dan video, pengguna juga bisa memonitor hasil gambar, langsung melalui smartwatch.

    Fitur menarik lainnya adalah Galaxy Watch Active2 bisa menjadi translator dengan 15 bahasa. Ketika pengguna mengunjungi beberapa negara, smartwatch ini bisa menjadi alat penerjemah. Untuk menggunakannya, pengguna cukup membuka fitur penerjemah, lalu mengatur bahasa apa yang ingin digunakan.

    Setelah bahasa sudah diatur, pengguna cukup berbicara apa yang ingin diterjemahkan, secara otomatis Galaxy Watch Active 2 akan mengeluarkan suara hasil terjemahan berdasarkan bahasa yang dipilih.

    Ketika Tempo menjajalnya, baik menggunakan bahasa Indonesia yang baku atau pun tidak, arloji pintar itu bisa merespon dan menerjemahkannya dengan baik.

    5. Kelebihan dan kekurangan

    Secara keseluruhan, Galaxy Watch Active 2 cutup membantu aktivitas sehari-hari Anda, mulai dari pemantau langkah kaki harian, detak jantung, membalas pesan, mengangkat telepon tanpa perlu mengeluarkan smartphone. 

    Kekurangan pertama adalah Samsung tidak menyediakan adaptor untuk mengisi  daya baterai arloji ini, sehingga perlu menggunakan adaptor pengisi daya ponsel. Dari ketahanan, jam pintar ini tidak bisa digunakan untuk berenang di dalam air laut, tapi bisa digunakan untuk berenang di kolam renang dengan batas kedalaman dan waktu penggunaan (kedalaman 5 ATM dengan durasi 30 menit).

    Di luar negeri, Samsung Galaxy Watch Active 2  sudah dilengkapi dengan eSIM, tapi di Indonesia belum, karena berkaitan dengan infrastruktur dan lain sebagainya. NFC juga belum bisa digunakan untuk sistem pembayaran. Namun, menurut Samsung Indonesia, fitur tersebut akan tersedia melalui upgrade bertahap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.