Startup Social Commerce Woobiz Dorong Semangat Perempuan

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Startup Social Commerce Woobiz. Kredit: Woobiz

    Startup Social Commerce Woobiz. Kredit: Woobiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Startup Woobiz sebagai platform andalan untuk membuat perempuan mandiri secara finansial menggalakkan Superwoomen Movement untuk bisa mendorong semangat para perempuan Indonesia.

    Melalui Superwoomen Movement, Woobiz membagikan kisah Superwoomen yang berasal dari mitra. “Mitra kami adalah perempuan hebat yang membuktikan adanya perubahan besar mengenai persepsi masyarakat mengenai perempuan yang mandiri secara finansial,” ujar Putri Noor Shaqina, Co-Founder Woobiz, Selasa, 12 November 2019.

    Woobiz memfasilitasi individu khususnya perempuan yang ingin mandiri mendapatkan penghasilan dengan memberikan akses ke berbagai macam produk yang bisa dipesan untuk dijual. Produk dijual dalam bentuk set dan sudah dikurasi.

    Bukan hanya sekedar berjualan produk, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai berjualan yang baik. Sistem yang digunakan sangat mudah bagi pengguna untuk menjadi penjual dari suatu brand ternama di mana pun dan kapan pun. Karena hal tersebut, Woobiz memberikan fasilitas kepada brand untuk menjual produk mereka secara langsung ke penjuru negeri.

    Misi besar ini, dibawa oleh Woobiz mengacu pada tiga nilai utama, yaitu pemberdayaan, dampak, dan kepercayaan. Untuk memberdayakan setiap individu, Woobiz menciptakan inovasi melalui teknologi yang bisa memberikan akses untuk pengguna, sehingga dari inovasi yang diciptakan Woobiz bisa membentuk dampak nyata pada kehidupan Mitra Woobiz, yaitu pengguna platform Woobiz. Dengan terciptanya dampak, tercipta pula kepercayaan dalam setiap individu untuk bisa sukses bersama Woobiz.

    “Kami membangun ekosistem distribusi baru dengan menggunakan ekonomi bersama, dengan itu seluruh pihak yang berkolaborasi dengan kami dari brand hingga Mitra dan pembeli bisa mendapatkan manfaatnya,” ujar Shaqina.

    Berdasarkan data yang ada, peran perempuan menempati posisi signifikan dengan porsi 90 persen penghasilan perempuan digunakan untuk kebutuhan keluarganya. Sementara itu, laki-laki, hanya berkontribusi 40 persen dari penghasilannya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

    Melihat fenomena yang ada, Woobiz menempatkan diri sebagai social commerce platform, sektor commerce baru yang memberikan akses teknologi untuk menjadi seorang micro-entrepreneur. Sebagai layanan yang berkeinginan  kuat dalam memberikan perubahan pada perempuan Indonesia, Woobiz memberikan akses literasi digital kepada para perempuan yang ingin berkontribusi lebih untuk keluarga.

    Shaqi mengungkapkan bahwa mimpi besar Woobiz adalah untuk membantu perempuan Indonesia menjadi mandiri secara finansial dan meringankan beban ekonomi keluarganya. “Melalui Woobiz, saya ingin berkontribusi untuk memberikan perubahan yang nyata, yaitu pemberdayaan perempuan dengan memberikan akses ke literasi digital dan pelatihan untuk mendapatkan penghasilan yang bisa meningkatkan taraf ekonomi Indonesia,” ungkap Shaqi.

    “Sejalan dengan misi Woobiz untuk meningkatkan taraf hidup perempuan di Indonesia, kami memulai gerakan untuk menceritakan kisah para mitra kami agar dapat di dengar secara luas. Kami berharap kisah mereka dapat mendorong para perempuan Indonesia untuk mau menjadi mandiri secara finansial,” tutup Shaqi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.