Balai Arkeologi Papua Temukan Situs Prasejarah di Teluk Wondama

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lumpang batu dari batu andesit, berukuran panjang 50 cm, lebar 30 cm dan tebal 20 cm di Situs Batu Mawi, Teluk Wondama, Papua Barat. (Dok. Balai Arkeologi/Hari Suroto)

    Lumpang batu dari batu andesit, berukuran panjang 50 cm, lebar 30 cm dan tebal 20 cm di Situs Batu Mawi, Teluk Wondama, Papua Barat. (Dok. Balai Arkeologi/Hari Suroto)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Penelitian yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Papua bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Teluk Wondama, Papua Barat, di Pulau Roon,  berhasil menemukan Situs Batu Mawi.

    Situs di atas bukit Kampung Menarbu, sisi timur Pulau Roon ini merupakan situs prasejarah, kata  arkeolog Hari Suroto kepada Tempo, Kamis, 14 November 2019.

    Artefak yang ditemukan berupa lumpang batu dari batu andesit, berukuran panjang 50 cm, lebar 30 cm dan tebal 20 cm.  Pada masa prasejarah, lumpang batu ini berfungsi untuk menghaluskan biji-bijian atau ramuan tumbuh-tumbuhan.

    Menurut Hari, oleh masyarakat Pulau Roon, batu ini dipercaya sebagai batu yang dapat memberikan jawaban atas doa-doa mereka. "Dengan mengangkat batu ini dengan dua tangan, jika terasa ringan maka permintaan akan terkabul, begitu juga sebaliknya, jika diangkat terasa berat maka permintaannya tidak terkabul," kata Hari.

    Untuk menuju situs Batu Mawi dari Kampung Menarbu kita harus menggunakan perahu, menyusuri pantai dilanjutkan menyusuri sungai di dalam hutan bakau, dan dengan mendaki bukit.

    Kampung Menarbu dikenal sebagai kampung warna warni, rumah-rumah di kampung ini berupa rumah panggung di atas permukaan air yang dicat dengan beraneka warna.

    Oleh pemerintah Distrik Roon, Kabupaten Teluk Wondama, kampung ini dijadikan sebagai kampung destinasi untuk mendukung Festival Pulau Roon yang diselenggarakan setiap tahunnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.