Adu Spek 6 Smartphone Rp 10 Juta Lebih: Mate 30 Pro, iPhone XS

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peraga memamerkan Huawei Mate 30 Pro dalam peluncuran di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Khory

    Peraga memamerkan Huawei Mate 30 Pro dalam peluncuran di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen smartphone memiliki ponsel andalan masing-masing untuk ditawarkan kepada konsumen, salah satunya varian flagship atau premium yang harganya cukup mahal. Huawei baru saja meluncurkan smartphone terbarunya, yaitu Mate 30 Pro yang menjadi salah satu ponsel dengan harga di atas Rp 10 juta.

    Selain Huawei, merek lain juga memiliki smartphone dengan harga di atas Rp 10 jutaan, misalnya Samsung dengan Note 10, Apple dengan iPhone XR dan XS, termasuk OPPO dengan seri Reno 10x Zoom. Semua ponsel tersebut menawarkan berbagai fitur menarik yang menjadi keunggulan masing-masing, berikut detail ponsel-ponsel tersebut:

    1. Huawei Mate 30 Pro (Rp 12,499 juta)

    Peraga memamerkan Huawei Mate 30 Pro dalam peluncuran di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Khory

    Huawei Mate 30 Pro resmi meluncur di Indonesia, kemarin Kamis, 14 November 2019. Ponsel pintar ini memiliki layar OLED Flex berukuran 6,53 inci dengan resolusi 2400 x 1176 dan rasio aspek 18,4: 9. Huawei Mate 30 Pro memiliki desain futuristik, di bagian depan ada notch canggih dengan 5 lensa yang berisi sensor.

    Touchnya memiliki desain terbaru dan bisa melakukan interaksi side-touch, tombol virtual kasat mata, dan kontrol dua sisi. Di bagian belakang, Mate 30 Pro mengusung quad camera system dengan 40MP Cine Camera, 40MP SuperSensing Camera, 8MP Telephoto Camera, dan satu 3D Depth Sensing Camera.

    Kamera tersebut memiliki tugas masing-masing. Lensa 40MP Cine Camera memungkinkan pengguna menghasilkan video layaknya di film dengan fitur Ultra Low-light, Ultra-slow Motion, dan Ultra Wide Angle Time-lapse video. Lensa 40MP SuperSensing Camera memberikan detail dan kejernihan yang kaya di tiap foto, baik dalam kondisi gelap ataupun terang.

    Sementara 8MP Telephoto Camera memberikan fitur 3x Optical Zoom, 5x Hybrid Zoom, dan 30x Digital Zoom untuk menangkap gambar yang lebih jelas. Sedangkan 3D Depth Sensing Camera memberikan efek Bokeh yang profesional untuk foto dan video portrait.

    Mengutip DXOMARK untuk benchmark kamera smartphone, Huawei Mate 30 Pro meraih skor 121, tertinggi sampai saat ini. Fitur kamera belakang dengan empat modul, termasuk time-of-flight sensor untuk bokeh mode yang lebih baik merupakan satu hal yang disorot. Begitu pula dengan fitur ultra-wide camera ukuran 18mm, yang merupakan terluas dibandingkan dengan smartphone lain di kelasnya.

    Ponsel didukung chip terbaru Kirin 990, chip 7 nm pertama di dunia, dengan chip tersebut, performanya diklaim meningkat dibandingkan smartphone merek lain di segmen yang sama. Peningkatan tersebut adalah CPU 23 persen, GPU 39 persen dan NPU 460 persen. Sedangkan efisiensi daya CPU 23 persen GPU 32 dan NPU 290 persen.

    Smartphone ini juga sudah mendapatkan sertifikasi IP68 yang membuat ponsel tahan percikan air dan debu. Di Indonesia, smartphone ini hadir dengan warna space silver. Dari segi harga Huawei Mate 30 Pro ini dibanderol seharga Rp 12,499 juta untuk kapasitas RAM 8 GB dan memori internal 256 GB.

    2. Samsung Galaxy Note 10 Plus (Rp 16,499 juta)

    Samsung Galaxy Note 10 Plus. TEMPO/Khory

    Samsung Galaxy Note 10 Plus, bersamaan Galaxy Note 10 mulai dijual di Indonesia pada 23 Agustus 2019. Smartphone ini memiliki layar Dynamic AMOLED berukuran 6,8 inci, dengan resolusi 1440p. Layarnya mendukung HDR10+ dan Pemetaan Nada Dinamis untuk kualitas gambar yang berkualitas terlepas dari kontennya.

    Smartphone pabrikan asal Negeri Gingseng ini disenjatai dengan chipset terbaru, Exynos 9825, sedang di beberapa negara lain hadir dengan chip Snapdragon 855. Dari segi daya tahan bateri, Samsung membekali Galaxy Note 10 Plus dengan daya 4300 mAh, dan 45W Super Fast Charging. Samsung mengatakan bahwa hanya perlu 30 menit pengisian untuk bertahan sepanjang hari.

    Penerus Galaxy Note 9 ini dibekali dengan empat kamera belakang. Dengan sensor masing-masing 12 MP aperture f/1.5-2.4, telephoto 12 MP aperture f/2.1, 2x optical zoom, ultra-wide 16 MP aperture f/2.2 Super Steady video, plus TOF 3D VGA camera. Dua sensor 12 MP-nya dibekali Optical Image Stabilization (OIS). Sedangkan kamera depan 10 MP beraperture f/2.2.

    Sensor 3D ToF digunakan oleh aplikasi 3D Scanner untuk membuat model 3D objek nyata (dapat memindai objek sebesar 80 x 80 x 80 cm). Berbeda dengan Galaxy S10, layar Galaxy Note 10 Plus memiliki lubang di tengah atas untuk kamera selfie 10 MP (dengan lensa 80 derajat dan fokus otomatis).

    Di Indonesia, Galaxy Note 10 Plus hadir dengan 12 GB/256 GB dihargai Rp 16,499 juta dan paling tinggi 12 GB/512 GB dilabeli Rp 18,999 juta. Namun, pengisian daya 45W dijual terpisah karena Samsung hanya menyediakan pengisi daya 25W. Sementara Galaxy Note 10 memiliki daya baterai 3.500 mAh dengan pengisian daya 25W.

    Smartphone tersebut mendukung pengisian nirkabel cepat, sehingga dapat mengisi ulang aksesori seperti Watch Galaxy, Galaxy Buds atau bahkan ponsel lain. Di Indonesia, Galaxy Note 10 hadir dengan tiga varian warna, yakni Aura Glow, Aura Black dan Aura White, sedangkan Galaxy Note 10 Plus hadir dengan dua warna Aura Glow dan Aura Black.

    3. Samsung Galaxy S10 Plus (Rp 13,999 juta)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.