4 Gempa Beruntun di Ambon Sabtu Pagi, 1 Rumah dan GOR IAIN Roboh

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi rumah Bribka Hamka Suat anggota Babin Kamtibmas Polsek Sirimau Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, di RT-01/RW-20 kawasan Gunung Malintang, Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Ambon, roboh akibat empat gempa susulan yang terjadi pada Sabtu pagi, 16 November 2019,  pukul 06:02:00 WIT hingga pukul 07:42:41 WIT. (ANTARA)

    Kondisi rumah Bribka Hamka Suat anggota Babin Kamtibmas Polsek Sirimau Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, di RT-01/RW-20 kawasan Gunung Malintang, Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Ambon, roboh akibat empat gempa susulan yang terjadi pada Sabtu pagi, 16 November 2019, pukul 06:02:00 WIT hingga pukul 07:42:41 WIT. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kota dan Pulau Ambon kembali diguncang empat gempa susulan dengan kekuatan bervariasi pada Sabtu pagi pukul 06:02:00 WIT, mengakibatkan satu rumah warga di RT-01/RW-20 kawasan Gunung Malintang, Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Ambon, roboh.

    Rumah milik Bripka Hamka Suat anggota Babin Kamtibmas Polsek Sirimau itu roboh saat terjadi dua gempa beruntun dengan magnitudo 4.5 pada pukul 06:02:00 WIT, dan 3.6 pada pukul 07:30:10 WIT.

    "Kondisi rumah sebenarnya sudah retak-retak sejak gempa magnitudo 6,5 pada 26 September 2019 lalu, tetapi masih ditempati oleh Bribka Suad dan keluarganya," ujar warga.

    Menurut warga saat gempa terjadi anggota keluarga segera berlari keluar dari rumah sehingga tidak ada korban jiwa.

    Kerusakan juga terjadi pada Gedung Olahraga (GOR) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Dinding penahan atap dilaporkan ambruk. Tidak ada korban dalam kejadian ini.

    Data BMGK gempa yang mengguncang  Ambon pada Sabtu pagi dengan kekuatan bervariasi, dirasakan cukup kuat karena tiga gempa di antaranya berlokasi di darat dengan kedalaman hanya 10 kilometer.

    Gempa magnitudo 4.5 terjadi pukul 06:02:00 WIT berlokasi pada 3.59 Lintang Selatan (LS) dan 128.27 Bujur Timur (BT) BT dan berjarak 15 Km Timur Laut Ambon dan 29 Km Selatan Kairatu, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dan dirasakan di Ambon pada skala IV MMI.

    Gempa susulan kedua dengan magnitudo 3.6 terjadi pukul 07:30:10 WIT dengan episentrum pada 3.56 LS dan 128.28 BT berjarak 19 Km Timur Laut Ambon dan 25 Km Selatan Kairatu dan dirasakan di Ambon antara II hingga III MMI.

    Gempa ketiga magnitudo 3.8 SR terjadi lima menit kemudian atau pukul 07:35:14 WIT berlokasi di 3.55 LS - 128.29 BT berjarak 20 Km Timur Laut Ambon dan 24 Km Selatan Kairatu dan dirasakan di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, PUlau Ambon dengan skala III MMI

    Sedangkan gempa magnitudo 3.3 terjadi pukul 07:42:41 WIT berlokasi pada 3.61 LS - 128.31 BT berjarak 17 Km Timur Laut Ambon atau 30 Km Selatan Kairatu dan dirasakan di Ambon dalam skala II-III MMI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.