Mahasiswa Maranatha Dampingi Warga Berbisnis Kuliner Ramah Lingkungan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa Universitas Maranatha Bandung mendampingi warga sekitar Sungai Citarum dalam KKN tematik, November 2018. (news.maranatha.edu)

    Mahasiswa Universitas Maranatha Bandung mendampingi warga sekitar Sungai Citarum dalam KKN tematik, November 2018. (news.maranatha.edu)

    TEMPO.CO, Bandung - Puluhan mahasiswa Universitas Maranatha Bandung mendampingi warga sekitar Sungai Citarum berbisnis kuliner ramah lingkungan, Sabtu, 16 November 2019. Kuliah Kerja Nyata bertema khusus itu digelar di daerah Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. 

    Pendampingan mahasiswa itu dilakukan secara bergelombang. Sabtu ada 29 mahasiswa dari berbagai jurusan yang terlibat. Sebelumnya pihak kampus telah membekali mereka dengan berbagai materi dengan empat tahap. Materi yang diberikan adalah untuk menyiapkan mental dan etika mahasiswa agar siap terjun ke masyarakat.

    Selain itu Maranatha membekali materi pengelolaan limbah sampah bekerja sama dengan Bank Sampah Bersinar. Kemudian materi pendampingan warga untuk mengelola kesehatan keluarga dan sanitasi lingkungan.

    Ketua LPPM Universitas Kristen Maranatha Teresa L. Wargasetia, mengatakan, untuk membudayakan warga menjadi pelopor kebersihan dan mengubah pola pikir tentang pentingnya kebersihan lingkungan bukan perkara mudah. "Padahal itu poin keberhasilan  program Citarum Harum yang dicanangkan oleh pemerintah," katanya Kamis 14 November 2019.

    Di lapangan mahasiswa akan menerapkan materi  pemberdayaan UMKM di wilayah Citarum untuk mengelola usaha kuliner yang berbasis kesadaran lingkungan.

    Seorang peserta mahasiswa, Desi mengatakan program ini akan jadi pengalaman pertamanya untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. "Saya berharap pengetahuan dan   praktik bisnis model kami dapat  mudah dipahami oleh masyarakat dan langsung diimplementasikan ke bisnis yang mereka tekuni," ujarnya.

    Mahasiswa yang diterjunkan dalam program KKN tematik Citarum Harum ini berasal dari Fakultas Seni Rupa dan Desain, Fakultas Ekonomi, Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, dan Fakultas Teknologi Informasi.

    Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Olga Pattipawaej mengatakan kegiatan ini akan mendorong mahasiswa untuk membantu masyarakat di daerah aliran Sungai Citarum. "Mudah-mudahan rencana program Citarum Harum yang telah dicanangkan oleh pemerintah dapat berlangsung lebih cepat," katanya lewat keterangan tertulis.
     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.