1200 Pakar: Selamatkan Bumi dari Ancaman 840 Ribu Asteroid

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asteroid Hygiea. Kredit: ESO/P. Vernazza et al./MISTRAL algorithm/ONERA/CNRS

    Asteroid Hygiea. Kredit: ESO/P. Vernazza et al./MISTRAL algorithm/ONERA/CNRS

    TEMPO.CO, Jakarta- Lebih dari 1200 pakar asteroid dan warga yang peduli memberikan dukungan pada misi untuk mendeteksi dan membelokkan asteroid berbahaya yang menuju Bumi.

    Pakar asteroid di seluruh dunia khawatir Bumi berada menjadi sasaran apa yang disebut objek dekat Bumi atau NEO.

    Selama konferensi pers di Berlin, 15 November 2019, penyelenggara kampanye meluncurkan surat kepada para menteri Eropa yang ditandatangani oleh lebih dari 1200 individu yang peduli.

    "Tidak seperti bencana alam lainnya, dampak asteroid bagi Bumi tidak hanya kita tahu bagaimana cara memprediksi tapi kita dapat mencegahnya, dengan cara yang masih perlu diuji," demikian tertulis dalam surat seperti dikutip Express, Senin, 18 November 2019. "Hari ini, kita adalah generasi manusia pertama yang memiliki teknologi yang diperlukan untuk mencoba mengubah lintasan asteroid."

    Kampanye dijuluki Support Hera, dan diharapkan mempengaruhi penelitian lebih lanjut dalam melindungi Bumi dari dampak di masa depan. Hera adalah misi pertahanan dan defleksi asteroid planet dari Badan Antariksa Eropa (ESA) yang dijalankan dalam kemitraan dengan badan antariksa Amerika Serikat NASA.

    Dalam surat itu tertulis, asteroid dengan ketinggian 328 kaki (100 m) cukup besar untuk menyebabkan kerusakan parah selama ribuan mil persegi. Namum, para ilmuwan hanya menemukan kurang dari 20 persen dari benda-benda ini di tata surya.

    Bahkan asteroid sekecil 10 m mempunyai kekuatan seperti  bom atom jika menabrak planet ini. Sebuah asteroid sebesar 20m, yang tidak terdeteksi, meledak di langit di atas Oblast Chelyabinsk Rusia pada 2013, telah melukai lebih dari 1.000 orang dan membuat banyak bangunan rusak.

    Sekitar 66 juta tahun lalu, salah satu asteroid ini memusnahkan dua pertiga dari kehidupan di planet ini dan mengakhiri masa dinosaurus. Empat NEO, baru-baru ini, ditemukan tapi banyak potensi ancaman tetap tidak terdeteksi, demikian laman Express, akhir pekan lalu.

    Kampanye diluncurkan pada Jumat, 15 November di Museum fur Naturkunde di Berlin, Jerman. Support Hera diluncurkan dengan dukungan dari Institut Max Planck untuk Penelitian Sistem Tata Surya dan Observatoire de la Cote D'Azur di Prancis.

    "NEO baru sekarang ditemukan sekitar empat  buah per hari. Kita membutuhkan strategi internasional terkoordinasi untuk mitigasi dampak objek dekat Bumi," ujar penyelidik utama Hera Patrick Michel.

    Holger Sierks dari Max Planck Institute mengatakan bahwa saat ini kita memiliki pengetahuan tentang permukaan komet dan asteroid dari misi luar angkasa seperti Rosetta dan Dawn. Menurut NASA, jumlah asteroid yang diketahui saat ini adalah 840.170. Sebagian besar batu luar angkasa ini ditemukan di Sabuk Asteroid antara Mars dan Jupiter.

    EXPREAS | NASA | ESA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.