Siap-siap, Gerhana Matahari Total di 7 Provinsi pada 26 Desember

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana gelap menyelimuti saat terjadi Gerhana matahari sebagian terlihat di Coquimbo, Cile, Selasa, 2 Juli 2019. Gerhana matahari di Cile terakhir terjadi pada sejak 1592, menurut komunitas astronomi setempat, dan yang berikutnya diprediksi akan terjadi pada 2165. REUTERS/Rodrigo

    Suasana gelap menyelimuti saat terjadi Gerhana matahari sebagian terlihat di Coquimbo, Cile, Selasa, 2 Juli 2019. Gerhana matahari di Cile terakhir terjadi pada sejak 1592, menurut komunitas astronomi setempat, dan yang berikutnya diprediksi akan terjadi pada 2165. REUTERS/Rodrigo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerhana matahari total diprediksi akan terlihat di tujuh provinsi di Indonesia, termasuk dua kabupaten di Provinsi Aceh, yakni Simeulue dan sebagian di Aceh Singkil.

    Beberapa provinsi lain seperti Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kepulauan Riau.

    "Lokasi gerhana terjadi hampir di seluruh Indonesia termasuk Aceh," kata peneliti falak pada Tim Falakiyah Observation Tgk Chiek Kuta Karang Kanwil Kementeran Agama Provinsi Aceh Alfirdaus Putra di Banda Aceh, Selasa, 19 November 2019.

    Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tentang gerhana matahari total kepada sejumlah pelajar Madrasah Aliyah di Banda Aceh dan Aceh Besar.

    Dia menyebutkan gerhana matahari total itu akan terjadi pada 26 Desember 2019. Keadaan gerhana yang terjadi berbeda di setiap daerah berkisar antara 80 hingga 100 persen.

    Waktu terjadi gerhana diprediksi pada kontak pertama pukul 10.08 WIB, kemudian awal gerhana total pukul 11.55 WIB, akhir gerhana total pukul 11.58 WIB, serta kontak keempat pukul 13.56 WIB.

    "Durasi gerhana seluruhnya selama tiga jam 47 menit 52 detik. Durasi gerhana total cincin dua menit 53 detik. Data itu untuk seluruh wilayah Aceh, khususnya yang dilewati gerhana matahari total yaitu Simeulue dan sebagian Aceh Singkil," kata dia.

    Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Daud Pakeh mengatakan sosialisasi tersebut dinilai penting dilakukan dalam upaya memberi pengetahuan pelajar tentang terjadinya gerhana dan alat-alat yang digunakan untuk memantau gerhana.

    "Sosialisasi ini penting, satu sisi sebagai pengetahuan agar mereka paham kenapa gerhana matahari itu terjadi, kedua informasi untuk masyarakat disampaikan lewat anak-anak kita," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.