Nadiem Akan Hapus Ujian Nasional? Ini Kata Kemendikbud

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Mendikbud Nadiem Makarim dialog dengan guru dalam acara Temu Pendidik Nusantara di Jakarta, 27 Oktober 2019. (Video Antara)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dikabarkan sedang mempertimbangkan menghapus Ujian Nasional. Menurut Koran Tempo, Rabu, 27 November 2019, Kemendikbud  saat ini tengah mematangkan rencana menghapus Ujian Nasional. 

Dalam laporan itu disebutkan, seorang pejabat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, serta seorang anggota staf khusus Mendikbud Nadiem Makarim, ikut membedah persoalan ini bersama Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Selasa.

Ketua BSNP, Abdul Mu’ti, membenarkan adanya pertemuan yang mengulas evaluasi kebijakan dan regulasi untuk meningkatkan mutu pendidikan itu. “Kami mengeksplorasi berbagai sistem evaluasi, salah satunya soal ujian nasional,” kata Abdul, kepada Koran Tempo.

Namun, menurut dia, diskusi yang berlangsung selama dua jam itu belum secara khusus membahas persoalan ujian nasional. Pembahasan masih berkutat perihal kebijakan tentang peningkatan mutu pendidikan. Meski belum ada keputusan resmi, Abdul Mu’ti memastikan lembaganya setuju jika Kementerian Pendidikan menghapus ujian nasional. “Secara kelembagaan, BSNP akan mengikuti apa pun keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Abdul Mu’ti.

Menurut Sekretaris BSNP Arifin Junaidi, ada dua pilihan yang berkembang saat ini, yakni menghapus ujian nasional atau tetap mengadakan ujian nasional tapi tidak lagi diperuntukkan bagi siswa kelas III sekolah menengah atas (SMA) ataupun sekolah menengah pertama (SMP). Ujian nasional, kata dia, akan dikhususkan bagi siswa kelas II atau kelas VIII SMP dan kelas XI SMA. “Tapi, sampai saat ini, belum ada yang final. Yang sudah final itu adalah ujian nasional tetap ada pada 2020,” katanya.

Arifin mengatakan tujuan ujian nasional yang dikhususkan untuk siswa kelas II itu memberi kesempatan bagi sekolah untuk mengevaluasi dan memperbaiki kemampuan siswanya. Dia menambahkan, ujian nasional kelak tidak lagi hanya bertujuan memenuhi standar kompetensi lulusan.

Keinginan menghapus ujian nasional pertama kali dicetuskan oleh Nadiem Makarim dua pekan setelah ia resmi menjabat Mendikbud. Nadiem mengatakan akan mengkaji pelaksanaan ujian nasional serta penerimaan siswa baru berdasarkan zonasi.

Sumber Tempo di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan Kementerian tengah membuat penilaian sebagai pengganti ujian nasional dan ujian sekolah berbasis nasional. Perubahan assessment dibuat karena kualitas pembelajaran di sekolah yang masih rendah. “Percakapannya ihwal apa yang dibutuhkan anak untuk masa depan, seperti keterampilan berpikir,” katanya.

Ia mengatakan Kementerian Pendidikan berencana mengumumkan perubahan assessment tersebut saat pengumuman Programme for International Student Assessment (PISA), pekan depan. PISA adalah evaluasi sistem pendidikan di 72 negara, termasuk Indonesia, yang digagas Organisation for Economic Cooperation and Development.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan, Ade Erlangga Masdiana, membenarkan Kementerian sedang mengkaji ujian nasional. Namun tak akan membuat keputusan apa pun soal ujian nasional sebelum hasil kajian tersebut rampung.

Meski begitu, ia memastikan, Ujian Nasional 2021 akan berbeda dengan saat ini. Tapi ia masih merahasiakan perbedaan tersebut. “Belum bisa disampaikan. Tunggu saja,” kata Ade.  

KORAN TEMPO






Kata Pengguna Soal Platform Bikinan Tim Bayangan Menteri Nadiem

4 jam lalu

Kata Pengguna Soal Platform Bikinan Tim Bayangan Menteri Nadiem

Tempo.co bertanya kepada staf sekolah, guru dan mahasiswa pengguna aplikasi yang diproduksi tim Menteri Nadiem di GovTech. Ada keluhan, ada pujian.


Rupa-rupa Bayangan Menteri Nadiem

2 hari lalu

Rupa-rupa Bayangan Menteri Nadiem

Tim bayangan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, yang disebut beranggotakan 400 orang.


Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

5 hari lalu

Mulai Pekan Depan Prilly Latuconsina Menjadi Dosen Tamu UGM, Apa Mata Kuliahnya?

Prilly Latuconsina akan mengajar sebagai dosen tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM mulai pekan depan. Berhenti dari dunia hiburan?


Prilly Latuconsina Mendaftar Praktisi Mengajar, Kampus Terpilih: UGM

7 hari lalu

Prilly Latuconsina Mendaftar Praktisi Mengajar, Kampus Terpilih: UGM

Prilly Latuconsina akan mengajar apa? Kapan mata kuliah akan diberikannya? Simak penjelasan dari UGM berikut ini.


Unpad Bicara Lebih-Kurang Masuk PTN Hanya dengan Tes Skolastik

12 hari lalu

Unpad Bicara Lebih-Kurang Masuk PTN Hanya dengan Tes Skolastik

Penetapan tes skolastik saja harus membawa perubahan paradigma di sekolah-sekolah. Diakui kalau model tes yang sekarang membawa bahaya.


Masuk PTN 2023 Tak Pakai Tes Mapel, Pendapatan Lembaga Bimbel Tergerus?

13 hari lalu

Masuk PTN 2023 Tak Pakai Tes Mapel, Pendapatan Lembaga Bimbel Tergerus?

Tes materi akademik dihapus dan diganti dengan skolastik untuk masuk PTN 2023. Sejumlah lembaga bimbel berstrategi agar tetap bisa bertahan.


Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN 2023, ITB Pertahankan Jalur Peminatan

14 hari lalu

Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN 2023, ITB Pertahankan Jalur Peminatan

Jalur peminatan akan tetap dipertahankan karena jalur ini dinilai sumbangsih ITB kepada berbagai bidang keilmuan.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bimbel Kritik Nadiem, Rusia Kehabisan Drone

14 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bimbel Kritik Nadiem, Rusia Kehabisan Drone

Selain bimbel kritik Menteri Nadiem dan Rusia kehabisan drone dalam perang di Ukraina hingga harus beli ke Iran, ada pula informasi cuaca dari BMKG.


Kritik Lembaga Bimbel Soal Nadiem yang Ubah Aturan Masuk PTN 2023

14 hari lalu

Kritik Lembaga Bimbel Soal Nadiem yang Ubah Aturan Masuk PTN 2023

Lembaga bimbingan belajar meminta agar penerapan aturan masuk PTN yang baru diterapkan tak terburu-buru.


Mulai Hari Ini hingga Jumat, Mahasiswa Baru Politeknik Tempo Angkatan 2022/2023 Ikuti PKKMB Luring

17 hari lalu

Mulai Hari Ini hingga Jumat, Mahasiswa Baru Politeknik Tempo Angkatan 2022/2023 Ikuti PKKMB Luring

Mahasiswa Politeknik Tempo Angkatan 2022/2023 mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) hari ini.