Soal Karangan Bunga Salah Nama ke Rektor UI, Ini Penjelasan Unpad

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto karangan bunga dari rektor Unpad kepada Rektor UI yang baru Ari Kuncoro (kiri) dan karangan bunga yang salah nama (kanan). (Dok.Unpad/Instagram-Depok24Jam)

    Foto karangan bunga dari rektor Unpad kepada Rektor UI yang baru Ari Kuncoro (kiri) dan karangan bunga yang salah nama (kanan). (Dok.Unpad/Instagram-Depok24Jam)

    TEMPO.CO, Bandung - Ada kejadian menggelitik di sela prosesi pelantikan Rektor UI atau Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, Rabu, 4 Desember 2019 di Balai Purnomo UI, Kampus Depok.

    Sebuah karangan bunga berisi ucapan selamat ditujukan ke Saleh Husin sebagai Rektor UI. Tertulis di bawahnya dari pimpinan dan civitas akademika Universitas Padjadjaran.

    Saleh Husin merupakan Ketua Majelis Wali Amanat UI bukan rektor baru yang terpilih. Foto karangan bunga yang salah nama itu beredar di Instagram dari akun depok24jam.

    Staf Direktorat Tata Kelola dan Komunikasi Publik Universitas Padjadjaran (Unpad) Aulia Iskandarsyah mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Humas UI.

    "Untuk melihat pengirimnya dari siapa," katanya saat dihubungi Tempo, Kamis, 4 Desember 2019.  

    Menurut Aulia, Unpad secara resmi mengirim juga karangan bunga ucapan selamat atas nama Rektor Unpad, Rina Indiastuti. Tulisannya berbunyi Selamat & Sukses atas dilantiknya Prof.Ari Kuncoro, S.E, M.A, Ph.D sebagai Rektor Universitas Indonesia 2019-2024.

    "Jadi ada dua karangan bunga itu, yang salah diekspos," ujarnya.

    Rektor dan Ketua MWA Unpad kata Aulia sudah mengontak rektor dan ketua MWA UI untuk menjelaskan masalah itu. Pihak Unpad menduga, ada pihak yang memesan karangan bunga itu di Depok.

    Aulia menduga, bahan tulisannya dari surat undangan Ketua MWA UI untuk hadir di acara pelantikan dan serah terima jabatan Rektor UI kemarin.

    "Di surat itu ada nama Ketua MWA Saleh Husin tapi nama rektor barunya tidak tertulis," ujarnya.

    Lewat keterangan pers Rektor dan pimpinan Universitas Padjadjaran menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari kejadian tersebut.

    Sampai saat ini, pihak Universitas Padjadjaran masih menelusuri perihal karangan bunga tersebut. 

    Unpad berharap kejadian ini tidak mengganggu hubungan antara Unpad dan Civitas Akademika Universitas Indonesia yang sudah terjalin dengan baik selama ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.