Pertama di Dunia, Ilmuwan Cina Lahirkan Hibrida Babi-Monyet

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak babi yang di tubuhnya mengandung sel monyet atau hibrida babi-monyet hasil percobaan ilmuwan Cina, Desember 2019. (thesun.co.uk)

    Anak babi yang di tubuhnya mengandung sel monyet atau hibrida babi-monyet hasil percobaan ilmuwan Cina, Desember 2019. (thesun.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ilmuwan asal Cina berhasil melahirkan hibrida babi-monyet pertama di dunia. Eksperimen terobosan itu menghasilkan makhluk dengan hati, limpa, paru-paru dan kulit yang mengandung sel babi dan primata, demikian dikabarkan laman The Sun, akhir pekan lalu.

    Persilangan babi-monyet dapat membuka jalan bagi organ manusia yang ditumbuhkan oleh hewan. Sel induk monyet  ditanam di laboratorium dan kemudian disuntikkan ke dalam embrio babi lima hari setelah pembuahan. Keduanya tampak normal meskipun sebagian kecil sel mereka berasal dari monyet cynomolgus.

    "Ini adalah laporan pertama chimera babi-monyet jangka penuh," kata Tang Hai di Laboratorium Negara Sel Induk dan Biologi Reproduksi di Beijing, dikutip News Scientist, baru-baru ini. Istilah chimera dari bahasa Yunani yang berarti percampuran spesies yang berbeda.

    Lebih dari 4.000 sel kera ditanamkan di induk babi sebelum melahirkan sepuluh anak babi. Namun, hanya dua yang chimera dan keduanya mati setelah berumur seminggu.

    Namun para ilmuwan Cina berpendapat itu mungkin karena prosedur IVF, proses pembuahan dengan mengekstraksi telur, mengambil sampel sperma, kemudian menggabungkan telur dan sperma secara manual pada wadah kaca di laboraturium. 

    Anak babi, yang dikenal sebagai moinkey, memiliki organ dengan sel monyet dalam rasio yang sangat rendah. Sebuah percobaan yang sama tahun 2017 di Amerika Serikat menggunakan babi dan DNA manusia.

    Embrio dikembangkan hanya selama sebulan di tengah kekhawatiran  sebagian manusia. Ahli biologi sel punca University of California Paul Knoepfler mengatakan, "Mengingat efisiensi chimeric yang sangat rendah dan kematian semua hewan, saya melihat ini sebagai hal yang cukup mengecewakan."

    THE SUN | NEWS SCIENTIST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.