Gennady Borisov, Astronom Amatir Penemu Komet Antar-Bintang

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Astronom amatir Gennady Borisov (Dok. Gennady Borisov)

    Astronom amatir Gennady Borisov (Dok. Gennady Borisov)

    TEMPO.CO, Jakarta- Gennady Borisov mengejutkan komunitas astronomi awal tahun ini ketika dia mengumumkan telah melihat komet antar-bintang yang menerobos tata surya kita. Borisov merupalan pembuat teleskop Crimean dan astronom amatir yang menemukan komet antarbintang pertama yang diketahui, 21/ Borisov.

    "Setiap amatir, mimpi menemukan sesuatu yang tidak biasa dan luar biasa. Ketika kamu berhasil melakukan itu, kamu merasakan kegembiraan dan kebahagiaan, dan kamu menetapkan tugas baru," katanya dikutip Space.com, baru-baru ini.

    Objek itu mendekati matahari kita seperti yang terjadi pada Ahad, 8 Desember 2019, dan membuat astronom profesional dan amatir sama-sama mengambil kesempatan untuk mengamati pengunjung bersejarah itu.

    Setelah Borisov lulus dari fakultas astronomi departemen fisika Universitas Moskow, dia menghabiskan beberapa tahun untuk meneliti, tapi secara bertahap beralih ke optik. Borisov menghitung sendiri skema optik yang diarsipkan dan dipoles, mengumpulkan instrumen untuk berbagai tugas.

    Secara bertahap, dia mulai bekerja sama dengan berbagai proyek yang didedikasikan untuk mengawasi ruang dekat Bumi. Sekarang teleskop karyanya digunakan di beberapa observatorium.

    "Menyaksikan langit malam, ruang angkasa, dunia yang jauh, fiksi ilmiah, ini adalah hobi masa kecil. Peluang untuk menemukan sesuatu yang baru, yang sebelumnya tidak dikenal adalah yang menarik saya. Dengan cara ini, komet adalah objek yang sangat menarik, mereka cerah dan tidak dapat diprediksi," kata Borisov.

    Sebelum penemuan komet antar bintang, Borisov telah menemukan tujuh komet. Setelah penemuan yang banyak dibicarakan itu, dia menemukan komet lain, yang kesembilan baginya.

    Borisov menceritakan bagaimama pertama kali melihat komet antar bintang itu. Penembakan observasional berlangsung pada malam hari sampai dini hari. Di pagi hari, para astronom biasanya tidur setelah malam pengamatan.

    Kemudian pada hari itu, dia mulai memproses pengamatan, dan pada malam lainnya, ketika meninjau bagian terakhir dari foto, di bagian gambar, dia melihat sebuah objek yang menarik perhatiannya, karena tidak terdaftar dalam katalog. Objeknya cukup kecil, dan pada awalnya, bahkan dia meragukan sifat kometnya, tapi mengirim catatan bahwa aktivitas komet adalah mungkin.

    "Rencana selanjutnya adalah saya ingin menemukan komet yang cerah dan akan terlihat oleh mata tanpa alat," tutur Borisov.

    SPACE.COM | NPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.