Realme Boyong Ponsel 5G ke Indonesia Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Realme XT. TEMPO/Khory

    Realme XT. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Realme akan memboyong ponsel 5G ke Indonesia pada 2020 meski belum ada jaminan infrastruktur terkait teknologi generasi kelima yang sudah siap pada tahun depan.

    "Diperkirakan pada kuartal satu," kata PR Manager Realme Indonesia, Krisva Agnieszca, di Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.

    Ia mengatakan Realme berkomitmen membawa teknologi teranyar meskipun infrastruktur di Indonesia belum siap karena mereka ingin menjadi merek yang memelopori hadirnya ponsel 5G di Indonesia.

    "Walau infrastruktur belum ada, setidaknya begitu infrastruktur siap mereka sudah bisa langsung pakai, jadi kita ingin jadi pionir yang pertama bisa membawa 5G tersebut," ujar dia.

    Rincian detil produk hingga harga untuk ponsel 5G tahun depan masih belum diungkapkan, tapi dia mengatakan prosesor terbaru akan disematkan di produk-produk mendatang.

    Bukan cuma 5G, tahun depan Realme juga berencana menghadirkan ekosistem Internet of Things (IoT) di Indonesia. "Kita bisa memulai dari mungkin bisa dibilang smartwatch, itu pasti akan ada sih. Semua ekosistemnya pasti akan dihadirkan," katanya.

    Dikutip dari GSM Arena, sejumlah produsen smartphone, yakni Oppo, Motorola, Xiaomi dan Realme mengumumkan akan meluncurkan ponsel dengan chipset terbaru Qualcomm, Snapdragon 865, yang baru saja diumumkan dalam konferensi tahunan Qualcomm di Hawaii, Rabu, 4 Desember 2019.

    Realme menyebut Q1 2020 menjadi waktu yang tepat untuk kehadiran smartphone tersebut.

    Qualcomm meluncurkan dua Snapdragon Mobile Platform 5G untuk memimpin dan memperluas penggunaan 5G dan AI pada tahun 2020.

    Snapdragon 865 hadir dengan modem 5G yang dinamai Snapdragon X55 yang mendukung jaringan SA dan NSA serta kecepatan pengunduhan dan pengunggahan yang lebih cepat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.