Tahun 2019 Terjadi 3.622 Bencana, 475 Meninggal, 108 Hilang

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara dampak banjir di Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kab.Limapuluhkota, Sumatera Barat, Selasa 10 Desember 2019. Data BPBD Limapuluhkota, enam kecamatan di daerah itu terdampak banjir akibat sejak Senin (9/12/2019) mengakibatkan puluhan rumah dan ratusan hektare sawah dan ladang terendam. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Foto udara dampak banjir di Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kab.Limapuluhkota, Sumatera Barat, Selasa 10 Desember 2019. Data BPBD Limapuluhkota, enam kecamatan di daerah itu terdampak banjir akibat sejak Senin (9/12/2019) mengakibatkan puluhan rumah dan ratusan hektare sawah dan ladang terendam. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang 2019, terjadi 3.622 bencana, dengan korban 475 orang meninggal dan 108 orang hilang. "Sepanjang 2019, terjadi 3.622 bencana. Selain korban meninggal dunia dan hilang, 3.408 orang luka-luka dan enam juta orang mengungsi," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo di Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.

    Agus mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, bencana yang terjadi sepanjang 2019 hingga 16 Desember kebanyakan bencana hidrometeorologi, yaitu sebanyak 3.586 kejadian atau 99 persen. Sisanya, 36 kejadian atau hanya satu persen adalah bencana geologi.

    Namun, meskipun hanya 36 kejadian, bencana geologi terutama gempa bumi menyebabkan dampak yang besar. Sepanjang 2019 terjadi gempa merusak sebanyak 29 kali.

    "Akibat gempa 69 orang meninggal, 1.905 orang luka-luka, dan 311.874 orang mengungsi. Gempa juga menyebabkan 21.554 unit rumah rusak," ujar dia.

    Provinsi yang paling banyak mengalami bencana adalah Jawa Tengah (859 kejadian), Jawa Barat (672 kejadian), dan Jawa Timur (582 kejadian). Sedangkan kabupaten/kota yang paling banyak mengalami bencana adalah Kabupaten Bogor (128 kejadian), Kota Semarang (78 kejadian), dan Kabupaten Magelang (65 kejadian).

    Agus mengatakan BNPB telah menggunakan pagu dana siap pakai untuk penanggulangan bencana sebesar Rp7,188 triliun. Dari dana siap pakai tersebut, paling banyak digunakan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, yaitu Rp3,8 triliun. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.